2020 : DESAIN BISNIS EKOSISTEM INTEGRATED AGRO-TOURISM BERBASIS CIRCULAR ECONOMY (STUDI KASUS DI KOTA BATU)

Ninditya Nareswari M.Sc
Dr. Ir. Arman Hakim Nasution M.Eng
Aang Kunaifi S.E., MSA.Ak.
Dewie Saktia Ardiantono S.T.,M.T


Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah adalah salah satu masalah yang signifikan bagi Indonesia hingga menjadi penyumbang sampah terbesar pada posisi kedua. Bila masalah pengelolaan sampah di Indonesia dapat diselesaikan dengan baik, diestimasikan bahwa dengan penerapan circular economy di Indonesia dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 27,3 triliun rupiah per tahun. Kondisi riil dan estimasi di atas perlu ditindaklanjuti dengan kolaborasi bisnis ekosistem antara pemangku kepentingan yang terlibat dalam masalah tersebut. Konsep kolaborasi ABGS (Academic, Business, Government, dan Society) dapat digunakan unuk mencapai keadaan ideal penyelesaian masalah sampah. Kondisi ini dapat dicapai dengan menerapkan kolaborasi ABGS pada circular economy dan dipetakan secara sehat pada ekosistem bisnis yang diharapkan. Indonesia memiliki harapan pendukung lainnya untuk menyelesaikan masalah di atas. Pariwisata Indonesia dinilai menarik karena mampu menduduki peringkat ke-40 dunia pada Tourism Competitiveness Index di tahun 2019. Namun, terdapat pilar penilaian yang tertinggal jauh yaitu Environmental Sustainability. Beberapa usaha telah dilakukan salah satunya Rencana Pengembangan Nasional tahun 2005-2025 menyatakan bahwa pengembangan pariwisata harus berdasarkan prinsip bahwa pariwisata perlu menjaga dan melakukan konservasi lingkungan secara holistik. Meskipun demikian, tren pariwisata Indonesia semakin berkembang dengan menunjukkan arah yang positif pada agrowisata. Sampah yang dihasilkan dari kegiatan wisata di agrowisata banyak terdiri dari sampah organik yang memiliki potensi pengolahan dengan nilai benefit yang cukup signifikan. Dengan konsep pengintegrasian bisnis ekosistem berbasis circular economy maka, benefit yang didapatkan tidak hanya bagi pihak-pihak tertentu, namun bagi seluruh komponen dari bisnis ekosistem tersebut. Dengan demikian, penelitian perancangan desain bisnis ekosistem dengan pengintegrasian agrowisata berbasis circular economy ini akan diterapkan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah pada sektor agrowisata dan mendukung keberlanjutan dari agrowisata tersebut. Kata Kunci: bisnis ekosistem, agrowisata, circular economy