2020 : Potensi Pemanfaatan Air Buangan Gedung Sebagai Usaha Konservasi Air di ITS

Adhi Yuniarto ST.,MT.,Ph.D
Welly Herumurti S.T., M.Sc.
Alfan Purnomo S.T., M.T.
Ede Mehta Wardhana S.T., M.T


Abstract

Sebagai institusi akademi terkemuka di Indonesia, ITS telah menjalankan program pengendalian aspek lingkungan di kawasan akademik maupun pendukungnya dengan menerapkan kebijakan Eco-campus serta mengikuti UI Green Metric dengan peningkatan yang cukup baik dari tahun 2018 – 2019 (peringkat 82 menjadi 59). Salah satu program Eco-campus yang sejalan dengan kriteria penilaian UI Green Metric adalah usaha konservasi air limbah. Sampai saat ini, usaha ini mendapat kendala yang berasal dari tidak terdapatnya informasi kondisi air yang dapat dikonversi dan dimanfaatkan untuk keperluan lingkungan, sekaligus tidak terdapatnya data yang baik usaha-usaha yang telah dilakukan, status terkini maupun program usaha peningkatannya. Hal ini juga dibarengi oleh kurangnya pemahaman usaha-usaha konservasi air yang dapat dilakukan di institut pendidikan. Oleh karena itu penelitian kebijakan ini dilakukan untuk mendapatkan data kondisi terkini maupun menentukan besarnya potensi konservasi air yang berasal dari air buangan di ITS. Air buangan yang dimaksud adalah air yang berasal dari kegiatan domestik di gedung akademik maupun penunjangnya (grey dan black water) maupun air hujan. Berdasarkan data yang telah dikumpulkan akan diusulkan usaha-usaha konservasi air buangan yang dapat dilakukan secara teknis maupun non-teknis. Alternatif-alternatif usaha konservasi dan pemanfaatan ulang ini akan diusulkan termasuk berupa desain tipikal instalasi pemanfaatan air buangan gedung dan SOP.