2020 : PEMISAHAN DAN IDENTIFIKASI SENYAWA ANTIOKSIDAN KAROTENOID YANG DIHASILKAN OLEH Penicillium Sp B96

Drs. Refdinal Nawfa M.S.
Hamdan Dwi Rizqi S.Si., M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Jamur jenis Penicillium sudah banyak diinformasikan sebagai jamur penghasil senyawa antimikroba, diantaranya dari jamur Penicillium chrysogenum (Yasushi M, at All, 1979) penghasil senyawa antimikroba berupa penisilin dan penelitian lain menyebutkan bahwa pada spesies Rhodotorula sp. dapat menghasilkan pigmen warna karotenoid, seperti: β-karoten, γ-karoten, torularhodin, astaxanthin dan lainnya (Moline dkk; 2012)..Penicillium Sp B96 merupakan jamur hasil isolasi dari tanah yang tumbuh di Indonesia, setelah dilakukan uji awal menunjukan dapat menghasilkan senyawa karotenoid yang berwarna merah. Karotenoid berperan penting dalam bidang kesehatan sebagai anti kanker, mencegah penyakit pada organ hati, dan berbagai penyakit seperti katarak dan degeneratif pada makula (Carilho dkk; 2014). penelitian lebih banyak ditekankan pada senyawa β-karoten karena memiliki potensi sebagai antioksidan yang tinggi (Vachali dkk; 2012). Tujuan penelitian ini adalah untuk memisahkan dan mengidentifikasi zat warna karotenoid yang dihasilkan oleh jamur Penicillium Sp B96 yang selama ini belum pernah dikakukan.Penelitian diawali dengan menentuakan waktu produksi dari senyawa karotenoid yang dihasilkan.Cara mengetahui apakah Penicillium Sp B96 dapat menghasilkan senyawa karotenoid adalah dengan melihat perubahan warna yang terjadi pada media cair hasil fermentasinya.Karotenoid yang dihasilkan selanjutnya dilakukan pemisahan dengan menggunakan metoda ekstraksi pelarut dan diidentifikasi kemurniannya dengan menggunakan khromatografi lapisan tipis (TLC).Bila belum murni dilakukan pemisahan lebih lanjut dengan menggunakan kolom khromatografi sampai diperoleh senyawa murni.Senyawa murni selanjutnya diidentifikasi menggunakan UV-VIS, FTIR, dan LCMS. Kata kunci : Penicillium Sp B96, karotenoid, antioksidan