2020 : OPTIMASI KINERJA ENDOSPORA BAKTERI HIDROKARBONOKLASTIK SEBAGAI BAHAN ADITIF UNTUK MENINGKATKAN KUAT TEKAN BETON PRACETAK

Dr. Dra. Enny Zulaika M.P.
Dr.rer.nat., Ir. Maya Shovitri M.Si
Nur Hidayatul Alami S.Si., M.Si.
Candra Irawan S.T., M.T.


Abstract

Pada penelitian terdahulu (2019), telah terskrining bakteri hidrokarbonoklastik yang dapat membentuk kristal CaCO3 (kalsit) yaitu salah satu senyawa untuk bahan baku semen, bakteri tersebut juga terbukti mampu meningkatkan kekuatan struktur beton. Bakteri hidrokarbonoklatik dapat membentuk endospora, suatu morfologi sel bakteri untuk bertahan hidup di lingkungan ekstrim. Pada penelitian ini akan dilakukan optimasi produksi endospora dan daya hidup bakteri di lingkungan beton yang ekstrim untuk menentukan waktu simpan endospora sehingga dapat diproduksi secara masal dan marketable. Kelebihan bakteri hidrokarbonoklastik ini selain dapat memperkuat struktur beton juga dapat menjahit sendiri jika ada retakan mikro yang terjadi pada struktur beton. Isolat yang digunakan adalah Bacillus JA1, Bacillus JB2, Bacillus AK4, Bacillus SU1, Lysinibacillus JB2 dan Sporosarcina JA4. Kultur bakteri menggunakan medium CCP broth, terbentuknya endospora diamati dengan pewarnaan malachite green. Produksi endospora dilakukan dengan cara shock treatment temperature pada medium CCP dan Yu broth. Panen endospora dilakukan dengan cara sentrifugasi 8.000 rpm (15 menit), suspensi spora dicuci dengan 0,8% NaCl. Endospora yang sudah diproduksi divisualisasikan menggunakan Scanning Electron Micoscope. Pembuatan beton mengikuti standar SNI 7656 : 2012, kemudian endospore 106 sel/mL diaplikasikan ke dalam adonan mortar beton sebagai bahan aditif. Beton yang sudah di curring diuji kuat tekannya menggunakan mesin compression testing. Untuk melihat daya hidup bakteri pada beton yang sudah terbentuk diamati dengan metode Coloni Forming Unit pada cawan agar.