2019 : ANALISIS PETA INFORMASI BIDANG TANAH (PIBT) MENGGUNAKAN WAHANA UDARA NIR-AWAK QUADCOPTER DALAM MENDUKUNG PENDAFTARAN TANAH SISTEMATIS LENGKAP (PTSL)

Agung Budi Cahyono ST.,M.Sc. DEA
Udiana Wahyu Deviantari ST., MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Seluruh bidang tanah di Indonesia diperkirakan mencapai hingga 130 juta bidang. Dari semua bidang tanah tersebut yang bersertifikat tidak lebih dari 35% atau hanya sekitar 45 juta bidang (Djalil dalam Ramadhiani 2016). Oleh karena itu pemerintah membuat suatu program yang disebut dengan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang bertujuan untuk melakukan pendaftaran bidang-bidang tanah dalam suatu wilayah desa/kelurahan atau nama lainnya yang setingkat. Dalam hal ini maka diperlukan informasi yang menunjang dalam terlaksananya program PTSL tersebut. Informasi tersebut berupa subjek/objek bidang tanah dan mengenai batas bidang tanah tersebut. Informasi tersebut dibuat diatas peta dasar yang didapatkan dari proses pemotretan udara menggunakan wahana drone jenis quadcopter dan pengumpulan informasi mengenai subjek/objek bidang tanah serta batasnya melalui partisipasi masyarakat atau disebut pemetaan partisipatif. Untuk lokasi penelitian dilakukan di Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Pada penelitian ini dihasilkan peta dasar berupa peta orthophoto Desa Pojok, data subjek/objek bidang tanah dan batasbatasnya untuk dijadikan dasar informasi dalam pembuatan Peta Informasi Bidang Tanah (PIBT) serta hasil evaluasi kelayakanvi PIBT ini untuk diajukan menjadi Peta Bidang Tanah (PBT) melalui pengujian ketelitian planimetrik luas (KL = ± 0,5√L) antara luas hasil digitasi dengan luas hasil pengukuran lapangan. Dari hasil PIBT tersebut diketahui bahwa Desa Pojok didominasi oleh areal persawahan (bidang tanah sawah) dengan total luas 128,597 ha yang terdiri dari bidang tanah sebanyak 615 bidang dan daerah pemukiman (bidang tanah pekarangan) dengan total luas 69,378 ha yang terdiri dari 1.443 bidang.