2019 : Perancangan dan Implementasi Sistem Monitoring Real-Time Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Departemen Teknik Fisika - ITS

Dr. Ridho Hantoro S.T., M.T.
Ruri Agung Wahyuono ST, MT
Erna Septyaningrum ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pemerintah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, menargetkan >23% dari bauran energi nasional bersumber dari energi terbarukan pada tahun 2025. Saat ini tercatat bahwa pemanfaatan energi terbarukan di Indonsia masih 7,7% dari total bauran energi nasional, sehingga hal ini perlu menjadi perhatian berbagai pihak. Mengingat posisi Indonesia yang berada di daerah katulistiwa, energi surya (PLTS) menjadi salah satu sumber energi yang cukup menjanjikan dengan potensi total 112000 GWp. Namun, pemanfaatanya masih sangat rendah yaitu 10 MWp. Sementara itu, pemerintah menargetkan pemanfaatan energi surya sebesar 0.87 GW pada Tahun 2025. Upaya yang masiv dari berbagai pihak perlu dilakukan untuk mencapai target tersebut. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan memasang PLTS skala kecil di bangunan komersial atau dengan menggunakan SHS (Solar Home System). Pemanfaatan PLTS dapat mengurangi tingkat ketergantungan terhadap listrik on grid yang saat ini masih menggunakan batu bara sebagai bahan bakar utama. Departemen Teknik Fisika ITS menanggapi isu tersebut dengan memasang PLTS berkapasitas sekitar 2 kW sejak tahun 2015. Namun, PLTS di Departemen Teknik Fisika masih belum memiliki sistem monitoring yang baik. Sistem monitoring sangat diperlukan untuk memantau kinerja PLTS dan menjaga keberlanjutan unit pembangkit. Sistem monitoring dapat memonitor kinerja PLTS secara real time, sehingga penting untuk mengetahui kondisi operasi PLTS. Jika kondisi PLTS tidak sesuai, maka dapat dilakukan tindakan maintenance secepatnya. Pada penelitian ini akan membuat sistem monitoring real-time untuk PLTS di Departemen Teknik Fisika. Sistem ini menggunakan jaringan transmisi radio (radio telemetri). Sinyal radio yang dikirimkan oleh transmitter di lokasi PLTS akan dikirimkan ke receiver yang berada di lokasi yang berbeda dengan PLTS, sehingga akan lebih mudah dalam monitoring tanpa harus menuju lokasi PLTS. Kemudian data tersebut akan di tampilkan dalam web dengan HI (Human Interface) yang mudah dipahami. Selain itu, data yang diterima oleh receiver akan diolah untuk memprediksi kinerja PLTS dalam beberapa jam ke depan. Sistem monitoring PLTS ini dirancang untuk mengetahui kinerja keseluruhan sistem, meliputi PV, inverter, charge controller dan battery. Luaran dari penelitian ini adalah sistem monitoring PLTS yang telah terintegrasi dengan PLTS, satu jurnal international terindex, satu buah makalan seminar international. Kata kunci: monitoring, PLTS, real-time, transmisi radio