2020 : Potensi Daur Ulang Fosfor dari Air Limbah Domestik di Indonesia

Dr. Ir. Agus Slamet M.Sc
Ir. Eddy Setiadi Soedjono Dipl.SE.M.Sc, Ph.D
Dr.Eng. Raden Darmawan S.T., M.T.


Abstract

Fosfat merupakan salah satu nutrien yang sangat penting untuk kebutuhan hidup tanaman, hewan, dan manusia (seperti untuk bahan baku pembuatan pupuk, deterjen, makanan ternak, dan lain sebagainya. Batuan fosfat sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Untuk menjaga stabilitas fosfat, diperlukan sumber fosfat baru yang berkelanjutan. Metode kristalisasi merupakan teknologi yang paling layak dikembangkan. Kristalisasi dapat berfungsi untuk menyisihkan kandungan fosfat terlarut dalam air limbah sekaligus mengubahnya menjadi bentuk padatan yang dapat digunakan kembali. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar recovery fosfat dari air limbah domestik dengan metode kristalisasi. Variabel penelitian menggunakan sampel air limbah domestik yang diambil dari bak pengendap II yang ada pada Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) Keputih. Validasi presipitat dengan menggunakan metode X-Ray Powder Diffraction (XRD), dan Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk mengetahui jenis kristal yang terbentuk.