2020 : ANALISA KANAL WBAN (WIRELESS BODY AREA NETWORK) UNTUK DETEKSI PENGARUH PADA MANUSIA

Dr.Ir. Achmad Mauludiyanto M.T.
Prof.Ir. Gamantyo Hendrantoro M.Eng.,Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Teknologi Wireless Body Area Network (WBAN) kini telah berkembang dengan pesat karena aplikasinya yang sangat luas. WBAN dapat diaplikasikan dalam berbagai bidang seperti kesehatan, militer, dan pertahanan. Berdasarkan jenis komunikasinya, terdapat tiga jenis yaitu in-body, on-body, dan off-body. Berdasarkan jenis-jenis komunikasinya, maka propagasi gelombang radio pada WBAN tidak bisa dilepaskan dari pengaruh jaringan tubuh manusia. Jaringan tubuh manusia juga memiliki sifat elektris yang bermacam-macam. Jaringan tubuh manusia terdiri dari sel-sel yang memiliki sifat dan fungsi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, jaringan tubuh perlu diperhitungkan dalam proses propagasi gelombang radio pada WBAN. Dalam penelitian ini, ingin diketahui bagaimana pengaruh frekuensi kanal WBAN terhadap redaman gelombang radio oleh jaringan tubuh. Penggunaan lain dari WBAN aplikasi medis untuk monitoring pernapasan. Aktivitas pernapasan dapat terdeteksi karena pulsa Ultra Wideband (UWB) yang dikirim oleh antena berhasil terpantul kembali oleh dada manusia. Pada penelitian ini akan dilakukan penelitian deteksi aktivitas pernapasan manusia menggunakan antena UWB vivaldi coplanar dengan frekuensi kerja UWB (>500 Mhz) dan menggunakan konsep radar untuk mendapatkan sinyal pantul berbentuk pulsa dari pergerakan dada. Penelitian lainnya yang akan diteliti adalah penelitian mengenai pendeteksian lokasi tubuh manusia. Perkembangan antena UWB (Ultra-Wide Band) membuka kemungkinan untuk pendektesian lokasi tubuh manusia yang akurat dikarenakan resolusi yang tinggi dan harga yang cukup rendah. Penelitian akan dilakukan di dalam ruangan di area sebesar 1,5 x 1,5 x 1,5 m3 dengan konfigurasi dua antena di tubuh manusia dan multiple-antenna di sudut area pengukuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode TOA (Time of Arrival) yaitu perhitungan jarak menggunakan waktu propagasi antara Tx dan Rx. Parameter yang akan diukur dalam penelitian ini adalah nilai S¬¬¬¬¬¬21 dari MS (mobile station) ke BS (base station) dengan menggunakan VNA (Virtual Network Analyzer).