2018 : Desain Sistem Informasi Pelelangan Ikan (pasar-ikan online) sebagai fitur Smart Economy di Kota Surabaya

Dian Rahmawati S.T, M.T
Niniet Indah Arvitrida ST, MT.
Dwi Lastomo S.Si., M.T

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Konsep smart city banyak diperbincangkan sebagai pandangan baru dalam mengelola perkotaan. Smart economy sebagai salah satu dimensi dari konsep smart city, berbicara tentang bagaimana Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) bisa menjadi media untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat. Penerapan fitur smart economy akan membuka akses informasi yang luas sehingga meningkatkan peluang masyarakat untuk melakukan aktivitas ekonomi. Kota Surabaya merupakan wilayah pesisir yang memiliki banyak potensi pesisir. Demi meningkatkan potensi perikanan tangkap ikan, diperlukan peningkatan sarana dan prasarana kegiatan perikanan melalui sistem pelelangan ikan yang efektif dan efisien. Hal ini karena TPI memiliki peran cukup penting untuk menciptakan iklim yang kondusif dalam pemasaran ikan.  Di level nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan memiliki program Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN) sebagai upaya pemenuhan konsumsi ikan dan industri pengolahan ikan. Program SLIN ini membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah (provinsi dan kabupaten). Sistem informasi pasar ikan online dapat menjadi dukungan Pemda terhadap program SLIN yang memiliki manfaat dalam menurunkan biaya interaksi antara pembeli dan penjual, menawarkan kemudahan interaksi, memberikan lebih banyak alternatif dan mempermudah kegiatan promosi, memberikan peluang memperluas pangsa pasar, serta peningkatan transparansi dan pelayanan kepada konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat desain sistem informasi pelelangan ikan sebagai salah satu strategi membangun smart economy Kota Surabaya. Langkah-langkah untuk mencapai tujuan penelitian terdiri atas 4 tahap, yaitu: 1). Mengidentifikasi karakteristik pasokan sumberdaya ikan; 2). Mengidentifikasi stakeholders dalam proses pelelangan ikan; 3). Menentukan deliniasi wilayah supply and demand dalam proses pelelangan ikan; dan 4). Membentuk desain sistem informasi pasar ikan online. In-depth interview dan kuisioner diunakan sebagai instrument penggalian data. Sedangkan analysis yang digunakan adalah content analysis yang ditunjang oleh stakeholder analysis, mapping dan prototyping. Hasil akhir yang diharapkan berupa prototype desain sistem informasi pasar ikan online.