2019 : Studi Petromagnetik pada Abu Vulkanik di Gunung Api Kelud, Jawa Timur

Dr. Widya Utama DEA
Ede Mehta Wardhana S.T., M.T
Mariyanto S.Si., M.T
Lucky Putri Rahayu S.Si., M.Si.
Ervin Nurhayati S.T.,M.T.,Ph.D
Murry Raditya S.T., M.T.
Sefi Novendra Patrialova S.Si., M.T
Maratus Sholihah S.T., M.T
Iftita Rahmatika S.T., M.Eng
Okta Putra Setio Ardianto S.T.,M.T
Ardi Nugroho Yulianto S.T.,M.T
Gita Marina Ahadyanti S.T., M.T
Adhi Iswantoro S.T.,M.T
Fadilla Indrayuni Prastyasari S.T., M.Sc
BANU PRASETYO S.FIL.,M.FIL
Danu Utama S.T.,M.T
Muhammad Luthfi Shahab S.Si.,M.Si


Abstract

Gunung Api Kelud merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. Sejak sekitar tahun 1000 M, Gunung Api Kelud telah meletus lebih dari 30 kali dan letusan terakhir terjadi pada tahun 2014. Bahaya letusan Gunung Kelud telah mengakibatkan korban jiwa dan berpotensi akan terjadi lagi di masa mendatang. Abu vulkanik adalah produk vulkanik dengan distribusi luas yang dapat digunakan sebagai penanda geologi. Di daerah vulkanik seperti Indonesia, identifikasi sumber abu vulkanik dan lapisan tufa dari gunung api yang berbeda atau peristiwa erupsi adalah hal yang menantang dan perlu dilakukan. Dalam studi ini, sampel abu vulkanik dari letusan Gunung Api Kelud akan diambil dan diukur menggunakan serangkaian pengukuran petromagnetik dan analisis geokimia. Tujuan penelitian adalah untuk menguji karakteristik magnetik sebagai penanda untuk abu vulkanik yang berasal dari peristiwa-peristiwa erupsi gunung api. Hasil penelitian akan menunjukkan karakteristik petromagnetik sebagai penanda untuk abu vulkanik. Studi ini akan sangat berguna untuk mengungkap sejarah aktivitas gunung api serta menentukan sejarah geomagnetisme. Studi ini juga akan memberikan informasi yang berguna untuk studi bahaya gunung api sehingga dapat menarik minat publik. Nantinya studi ini akan memberikan dataset yang sangat ditunggu untuk model geomagnetik dunia yang sekarang sedang dipelajari baik di AS dan Eropa. ITS sebagai salah satu perguruan tinggi di Jawa Timur harus ikut andil dalam melakukan studi tentang gunung api yang ada di Jawa Timur. Oleh karena itu, penelitian terkait petromagnetik pada abu vulkanik dari Gunung Api Kelud sangat perlu dilakukan sebagai data penunjang untuk mengungkap sejarah aktivitas gunung api, bahaya erupsi serta menentukan sejarah geomagnetisme.