2019 : Studi Karakteristik Fantom Magnetic Resonance Imaging Ekonomis Berbahan Dasar Plastik dan Gel

Yanurita Dwi Hapsari S.Si., M.Sc
Bintoro Anang Subagyo S.Si., M.Si., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pengujian dan penjaminan mutu alat-alat medis pada rumah sakit dan klinik kesehatan, terutama yang berhubungan dengan radiasi ionisasi maupun non-ionisasi sangat diperlukan. Hal ini dimaksudkan untuk menjamin keselamatan dan kualitas pelayanan pasien serta meminimalkan resiko serta mengurangi biaya yang mungkin timbul akibat kelalaian. Salah satu kewajiban pekerja radiologi terutama fisikawan medis adalah melakukan pengujian kualitas (Quality Assurance, QA) secara berkala pada peralatan medis sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 54 tahun 2015 tentang Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan. Pengujian kualitas (QA) pada peralatan Magnetic Resonance Imaging (MRI) dilakukan secara berkala dan membutuhkan fantom untuk memastikan kualitas dan keakuratan alat MRI. Fantom yang digunakan harus sedapat mungkin mempunyai parameter yang sama dengan jaringan tubuh manusia. Fantom yang biasa digunakan dijual di pasaran dengan harga yang cukup tinggi, antara 20 hingga 50 juta rupiah bergantung bahan dan fitur yang ditawarkan. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk menemukan bahan pembuatan fantom MRI yang non-toksik, tahan lama dan dapat merepresentasikan jaringan tubuh manusia secara lebih akurat dan presisi. Penelitian sebelumnya telah dilaksanakan oleh peneliti di laboratorium ini untuk mempelajari karakteristik dan parameter MRI pada agar sebagai bahan pembuatan fantom dan jaringan tiruan. Dari penelitian tersebut dapat diketahui komposisi bahan agar yang diperlukan untuk menghasilkan fantom yang dapat menyerupai jaringan tubuh manusia. Penelitian sebelumnya juga telah dilakukan untuk mengetahui karakteristik pada bahan polyvinyl alcohol (PVA) dan dapat diketahui potensi bahan tersebut untuk pembuatan fantom. Pada penelitian ini, akan dikembangkan fantom dengan bahan dasar dari plastik terutama polylactic acid (PLA) dan gel. Bahan tersebut dipilih karena ekonomis, tahan lama, tidak mudah rusak dan dapat merepresentasikan jaringan tubuh manusia. Pembuatan fantom akan dilakukan menggunakan printer 3D yang ada di ITS. Uji karakteristik dan parameter MRI pada fantom akan dilakukan menggunakan metode yang biasa digunakan pada pengujian Quality Assurance pada 1,5 Tesla MRI.