2019 : Perancangan Sistem Pendukung Kapal RST (Rumah Sakit Terapung) sebagai Sarana Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Wilayah 3T

Ir. Agoes Achmad Masroeri M.Eng,D.Eng
Taufik Fajar Nugroho S.T.,M.Sc.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Isu kesehatan merupakan salah satu fokus pemerintah dalam upaya mensejahterakan kehidupan berbangsa dan bernegara. Faktanya hingga saat ini masih banyak daerah tertinggal yang belum memiliki fasilitas kesehatan memadai, terutama wilayah Indonesia 3T (Terluar, Terdepan, dan Terpencil). Kondisi ini menjadi salah satu masalah yang tidak kunjung menemukan solusi ditambah dengan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, sehingga belum mampu secara signifikan melakukan pembangunan fasilitas publik secara merata. Keterbatasan anggaran, infrastruktur, transportasi, serta SDM dibidang kesehatan menjadi permasalahan yang belum terpecahkan hingga saat ini. Permasalahan tersebut melahirkan inovasi pembuatan rumah sakit terapung sebagai kontribusi pengembangan konektivitas pelayanan medis berbasis maritim di Indonesia seperti RSA dr. Lie dan RSA Ksatria Airlangga. Kedua kapal ini merupakan hasil modifikasi dari kapal kayu jenis pinisi yang baik perancangan maupun desain sistem kapalnya sederhana, belum memiliki sistem pendukung dan sistem terpusat secara medis seperti di rumah sakit. Sistem yang seharusnya dibuat terpusat antara lain adalah sistem distribusi oksigen bagi pasien serta sistem pendingin ruangan yang terkait langsung dengan sistem aliran udara. Sistem ventilasi pada kapal medis harus lebih diperhatikan dan menjadi salah satu pertimbangan utama bagi desainer untuk mengatur dan mendesain secara teknis agar pertukaran udara yang terjadi di dalam kamar medis berjalan dengan baik. Aliran udara dalam kapal RST akan dimodelkan menggunakan software untuk memastikan tidak terjadi backflow. Kebutuhan akan ketersediaan udara bersih dan minim kontaminasi dari virus mutlak diperlukan agar pasien dapat secara optimal dilakukan pemeriksaan dan penanganan medis. Selain itu perancangan sistem pendukung lain seperti sistem sanitari khusus dan pengolahan limbah kapal rumah sakit perlu dirancang sedemikian rupa agar tidak mencemari lingkungan dan tidak berpotensi menimbulkan masalah lain. Hasil luaran dari kajian ini antara lain standarisasi perancangan sistem pendukung kapal RST serta rekomendasi desain teknis pengolahan limbah yang dihasilkan kapal RST berupa paper atau seminar ilmiah.