2019 : Pengembangan Mekanisme Komputasi Offloading Untuk Peningkatan Kinerja dan Efisiensi Sumber Daya Pada Perangkat Bergerak Di Lingkungan Nirkabel

Waskitho Wibisono S.Kom., M.Eng., Ph.D
Tohari Ahmad S.Kom., MIT, Ph.D
Royyana Muslim Ijtihadie S.Kom, M.Kom., Ph.D
Ary Mazharuddin Shiddiqi S.Kom., M.Comp.Sc


Abstract

Kemajuan teknologi komunikasi nirkabel, embedded devices dan teknologi sensor telah memberikan kesempatan yang lebar bagi peneliti untuk membangun sistem berbasis perangkat bergerak yang umumnya terdiri dari perangkat Internet of Thing (IoT). IoT terdiri dari merupakan konsep dimana perangkat yang terhubung dengan internet dapat bertukar data dan mempengaruhi perangkat atau objek fisik sekitarnya. Perangkat IoT umumnya terdiri terdiri dari banyak perangkat komputasi yang berukuran kecil, memiliki kemampuan komputasi dan sumber daya yang terbatas. Perangkat b bersifat portabel., namun mampu berkomunikasi dan diberi beban pekerjaan secara mandiri ataupun bersama-sama dengan perangkat sejenis lainnya untuk membangun sistem berbasis IoT. Sistem berbasis perangkat IoT dapat dipasang pada bangunan, rambu lalu-lintas dsb yang mendorong terciptanya lingkungan ubiqitous dimana perangkat-perangkat IoT mampu berkomunikasi, berintaksi dengan dengan perangkat lain ataupun pengguna pada saat yang bersamaan secara real-time. Di sisi yang lain, penggunaan sistema berbasis IoT memiliki kendala yang utamanya terkait dengan keterbatasan sumberdaya yang dimiliki, baik kemampuan komputasi, kecepatan jaringan, keterbatasan energi, media penyimpanan atau ruang memori. Untuk mengatasi keterbatasan ini strategi komputasi berbasis offloading dapat digunakan. Komputasi offloading adalah suatu metode pengeksekusian sebuah beban kerja pada sebuah perangkat dengan mengirimkan modul berisi beban kerja tersebut kepada perangkat lain yang memiliki sumber daya dan kemampuan komputasi yang lebih baik, misalnya pada server komputasi cloud. Hasil eksekusi dari beban kerja akan diterima kembali oleh perangkat yang telah mengirim modul beban kerja sebelumnya. Teknik ini dianggap sebagai salah satu cara mengatasi keterbatasan perangkat bergerak yang memiliki sumber daya dan kemampuan komputasi yang terbatas. Namun demikian penggunaan teknik offloading tidak selalu menguntungkan yang bergantung pada ukuran beban pekerjaan, kualitas koneksi jaringan, sisa energy yang dimiliki serta kompleksitas komputasi yang dibutuhkan. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan untuk mengambil keputusan dalam penerapan metode offloading pada perangkat IoT sehinga menghasilkan mekanisme smart computation offloading. Hasil akhir yang diharapkan adalah peningkatan waktu dalam mengeksekusi beban kerja selain juga penghematan sumber daya yang dimiliki. Implementasi teknik yagn diusulkan diharapkan dapat diterapkan pada perangkat-perangkat IoT dalam lingkungan nyata sehingga menghasilkan prototype sistem yang teruji dengan baik.