2020 : Pengembangan Search and Rescue Autonomous Boat (iBoat): Ukuran Utama dan Hull Form

Dr.Eng Yuda Apri Hermawan S.T., M.T
Ir. Hesty Anita Kurniawati M.Sc.
Hasanudin S.T., M.T.
Pratiwi Wuryaningrum ST., MT


Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan kecelakaan yang terjadi di darat, laut dan udara. Kecelakan dapat berasal dari bencana alam, kesalahan operasional manusia dan kesalahan manajemen koordinasi. Kecelakan yang terjadi di laut merupakan kecelakaan dengan jumlah korban jiwa yang hilang terbanyak yang terjadi karena sangat sudah melakukan deteksi lokasi, melakukan pencarian dan penyelamatan karena harus berhadapan dengan gelombang dan angin yang tidak bersahabat. Dalam penelitian ini secara umum akan diakan dibuat dan didesain kapal Autonomous yang dapat digunakan untuk melakukan search and recue korban di laut dengan menerapkan autopilot untuk mempercepat respon agar mengurangi dan mengurangi resiko tim penolong. Penelitian ini melibatkan beberapa disiplin ilmu Naval architecture, Marine Engineering, Robotic Engineering dan Control Engineering. Secara khusus pada penelitian ini mengkaji tentang penentuan ukuran utama kapal dan hull form. Ukuran utama berpengaruh pada kapasitas dan performance kapal baik teknis, ekonomis, regulasi dan keselamatan kapal. Bentuk hull form menentukan performance karakter hidrostatik dan hidrodinamik, bentuk hull form yang optimal akan meminimalkan effesiensi mesin dan meminimalkan motion. Selain itu direncanakan mendapatkan paten tentang desain kapal Search and Rescue Autonomous Boat (iBoat).