2019 : Rancang Bangun Reaktor Fotokatalisis Menggunakan Nanopartikel TiO2 pada Substrat Kaca untuk Degradasi Methylene Blue di bawah Sinar UV-C dengan Pengukuran Degradasi secara Realtime

Drs. Bachtera Indarto
Drs. Gatut Yudoyono MT
Drs. Ali Yunus Rohedi MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Dalam penelitian ini akan dilakukan rancang bangun reaktor fotokatalis fotodegradasi polutan methylene blue dengan memanfaatkan katalis nanopartikel TiO2. Nanopartikel TiO2 dilapiskan di atas substrat kaca dengan memanfaatkan polimer PVA, PEG, vernis yang dideposisi dengan menggunakan metode slip casting. Aktivitas fotokatalis lapisan nanofiber TiO2 dilakukan dengan mengamati fotodegradasi polutan metilen biru (MB) sebagai fungsi waktu secara realtime. Panel reaktor berskala laboratorium mempunyai ukuran 30 cm, 25 cm, dan 20 cm untuk panjang, lebar dan tinggi. Panel reaktor terbuat dari bahan kaca yang transparan dan memiliki dimensi yang tipis. Pada bagian dalam reaktor dilengkapi dengan stainless stell sebagai tempat untuk meletakkan sampel. Supaya terjadi reaksi fotokatalisis, pada panel reaktor digunakan lampu UV-C. Perancangan sistem instrumentasi pengukuran tingkat kejernihan air limbah dilengkapi dengan sistem sensor sebagai pengirim sinyal dan arduino sebagai sistem kontrol serta pengolah data dari sensor. Data yang telah diolah akan disimpan pada PLX- DAQ yang merupakan software untuk memperoleh data pembacaan hardware (sensor) yang diprsentasikan melalui kolom pada Microsoft Excel (Parallax, 2014). Prinsip kerja dari alat yang dibuat memanfaatkan konsep hamburan cahaya oleh partikel, di mana cahaya yang mengenai sebuah partikel sebagian akan ada yang diteruskan dan sebagian dihamburkan. Alat ini membaca intensitas cahaya yang dihamburkan oleh partikel yang berada dalam air. Selanjutnya data intensitas cahaya akan akuisisi dengan menggunakan softwere PLX-DAQ. Penelitian ini mendukung program kerja dari Pusat Studi Material, Sains dan Nanoteknologi terkait topik material maju khususnya material katalis. Demikian pula mendukung Pusat Studi Pemukiman, Lingkungan, dan Infrastruktur terkait dengan Teknologi Pengolahan Limbah Cair.