2019 : Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Angka Kematian Bayi (AKB) Berdasarkan Indikator Sanitasi dan Kesehatan Sebagai Dasar Evaluasi Pencapaian Target SDGs di Provinsi Sulawesi Utara

Dr. Dra. Ismaini Zain M.Si
Erma Oktania Permatasari S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Angka Kematin Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator untuk mengetahui perkembangan pembangunan sebuah negara. AKB digunakan untuk mengetahui status kesehatan anak dan penduduk setempat serta dapat digunakan untuk mengetahui kondisi perekonomian penduduk. Berdasarkan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI), nilai AKB tahun 2012 sebesar 32 kematian per 1.000 kelahiran hidup. Target pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, untuk nilai AKB adalah 24 kematian per 1.000 kelahiran hidup. Target ini mengacu pada salah satu target SDGs, yaitu mencegah kematian pada bayi yang baru lahir dan anak-anak di bawah usia 5 tahun. Terdapat beberapa provinsi di Indonesia masih memiliki nilai AKB yang tinggi (di atas target). Salah satu provinsi yang memiliki AKB tinggi adalah Sulawesi Utara. Nilai AKB Sulawesi Utara berdasarkan SDKI 2017 sebesar 43 kematian per 1.000 kelahiran hidup. Adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai faktor-faktor penyebab kematian bayi di Sulawesi Utara sehingga pemerintah dapat fokus dalam perencanaan program preventif AKB di Sulawesi Utara. Kata Kunci : Angka Kematian Bayi (AKB), SDGs, Sulawesi Utara.