2019 : Pengembangan bangunan atas KJA Sebagai Interior Hotel Lepas Pantai Penunjang Akomodasi Wisata Berbasis Kemaritiman

Yeyes Mulyadi ST, M.Sc, Ph.D
Dr.Eng. Kriyo Sambodho ST., M.Eng
Anggra Ayu Rucitra ST, M.MT
Kartika Kusuma Wardani S.T., M.Si.


Abstract

Potensi maritim Indonesia yang demikian besar menjadi salah satu visi misi unggulan Pemerintahan saat ini. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, 2017, produksi ikan dengan cara menangkap di laut mengalami tren yang flat, sedangkan produksi ikan dengan budidaya di Indonesia mengalami tren kenaikan. Indonesia memiliki potensi perikanan yang luar biasa karena memiliki wilayah laut yang sangat luas. Saat ini banyak wilayah pesisir laut Indonesia mengalami penangkapan ikan berlebih (over fishing) sehingga hasil tangkapan menjadi menurun. Atas dasar tantangan dan potensi diatas, maka Pusat Studi Kelautan ITS mengembangkan struktur terapung. Dimana KJA ini memadukan aspek budidaya ikan dengan wisata bahari, dimana struktur bawah (jaring yang berada di dalam laut) untuk budidaya ikan sedangkan struktur diatas untuk wisata bahari. Dengan pengembangan desain struktur yang sudah ada, diperlukan studi lebih lanjut terhadap fasilitas wisata bahari diatas KJA. Hotel pada aquaculture adalah sebuah konsep pengembangan baru dengan memanfaatkan area atas bangunan laut lepas pantai dengan fasilitas-fasilitas yang nantinya dapat mengedukasi tentang aquaculture dan potensi maritim di Indonesia kepada wisatawan yang menginap di hotel. Dalam penelitian ini akan dibahas tentang kajian interior hotel yang digunakan untuk wisata aquaculture lepas pantai. Luaran yang dihasilkan berupa rekomendasi desain dan prototype pelengkap di kamar Hotel. Kata Kunci: aquakultur, resort lepas pantai, bangunan mengambang.