2019 : PENAMBAHAN KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L.) UNTUK MENINGKATKAN BIOAKTIVITAS ES KRIM KETELA

Drs. Agus Wahyudi MS.
Zjahra Vianita Nugraheni S.Si, M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Secang merupakan tanaman obat yang banyak dibudidayakan dan distribusikan di daerah Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Secang terkenal akan kegunaannya sebagai pewarna merah yang didapatkan dari batangnya, selain itu secang juga digunakan sebagai bahan dasar makanan dan minuman tradisional serta dimanfaatkan sebagai obat untuk mengobati luka luar, penyakit kulit, disentri, diare, tetanus, peraliran darah tidak lancar, disentri, tuberkolosis, infeksi kulit, nyeri, peradangan, dan lain-lain. Secang mengandung berbagai macam komponen utama seperti senyawa fenolik dan flavonoid, yang ditemukan dalam berbagai bentuk tipe struktur. Secang banyak digunakan untuk ekstraksi dan diaplikasian di berbagai bidang seperti bidang farmasi, kesehatan, kecantikan dan pengolahan pangan karena telah diketahui aktivitas biologisnya yang sangat bagus. Ekstrak kayu secang dengan menggunakan pelarut alkhohol dan aplikasinya telah banyak diteliti. Namun penelitian tentang ekstrak kayu secang yang digunakan sebagai zat aditif pada makanan masih belum terlalu banyak. Penelitian ini menggunakan sumber utama yaitu kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Pelarut yang digunakan untuk ekstraksi kayu secang adalah air yang kemudian akan diuji komposisi kimia yang terkandung di dalamnya. Ekstrak kayu secang akan diaplikasikan sebagai zat aditif dalam pembuatan es krim yang dimodifikasi bahannya menggunakan ubi. Es krim ubi dengan penambahan ekstrak secang akan diuji komposisi, karakter fisik serta sifat organoleptiknya. Selain itu juga akan dilakukan pengujian aktivitas antioksidan dari ekstrak kayu secang. Diharapkan dari penelitian ini, kayu secang bisa dijadikan sebagai zat aditif pada makanan dan memiliki nilai guna tinggi.