2020 : Pengembangan produk chitosan antibacterial medis untuk mengatasi resistensi terhadap antibiotic

Dr. Sungging Pintowantoro ST., MT.
Yuli Setiyorini S.T., M.Phil

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Antibiotik adalah obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang diakibatkan oleh pertumbuhan bakteri di dalam tubuh. Namun, antibiotik juga bisa membahayakan dan memperparah kondisi pasien jika tidak digunakan sesuai aturan karena dapat menyebabkan bakteri menjadi resisten, alias kebal atau tahan terhadap antibiotik. Resistensi atau ketahanan bakteri terhadap antibiotik terjadi ketika bakteri tidak lagi bisa dibunuh dan dihentikan pertumbuhannya dengan antibiotik yang dikonsumsi. Jika bakteri menjadi resisten, maka infeksi yang Anda alami akan semakin susah untuk diobati. Anda akan mengeluarkan uang lebih banyak, mengonsumsi obat-obatan lebih lama, serta dapat menimbulkan gangguan dan masalah kesehatan lainnya. Pentingnya mengembangkan material antibacterial sebagai pengganti resistensi terhadap antibiotic untuk mencegah infeksi yang menyebabkan kematian pada proses setelah implantation. Sifat antibacterial suatu material sangat dipengaruhi oleh bahan bakudan proses pembuatannya. Dalam penelitian ini kami akan meneliti bahan baku limbah udang dan BSF dengan bantuan gelombang mikro untuk menghasilkan chitosan antibacterial. Properties akan di investigasi dan dihubungkan dengan antibacterialnya. Pengujian antibacterial akan dilakukan terutama terhadap Staphilococus aerius yang biasanya menyerang setelah proses implantation dan dapat menyebabkan kematian pada pasien. Kata Kunci: Antibacterial, chitosan, Infection