2019 : STUDI PERILAKU STEEL PLATE SHEAR WALL DENGAN MODIFIKASI WALL OPENING DAN REDUCE BEAM SECTION

Dr. Ir. Djoko Irawan M.S.
Ir. Heppy Kristijanto MS.
Budi Suswanto S.T., M.T., Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kebutuhan akan bangunan menengah dan tinggi semakin meningkat dari masa ke masa, dikarenakan ketersediaan lahan yang makin menyempit, sehingga hanya meninggalkan sedikit pilihan tersisa. Hanya ada dua cara untuk mengatasi masalah ini, yakni dengan menyediakan bangunan dengan elemen struktur yang besar, atau dengan cara menyediakan sistem yang cukup baik untuk menahan beban lateral pada bangunan Penggunaan Steel Plate Shear Wall (SPSW) yang merupakan salah satu solusi alternatif untuk bangunan baja yang semakin marak digunakan. Keuntungan dari SPSW secara umum ialah SPSW dapat mendisipasi energi gempa dalam sebuah bangunan dan meneruskannya ke dalam pondasi Pada awal dekade 1980, telah dilakukan penelitian yang dapat menjadi dasar perancangan SPSW. Pendekatan di kemudian hari mengarah pada SPSW tanpa pengaku apapun (unstiffened) dan diberi pengaku (stiffened). Pendekatan tanpa pengaku apapun popular di awal tahun 2000. Namun, desain seperti itu tidak dapat diterapkan di semua tempat. Pada pelaksanaannya, di berbagai daerah di dunia, marak ditemukan masalah yang sudah diprediksi sebelumnya, yaitu perilaku tekuk geser pada SPSW. Tidak terbatas pada element dinding geser itu sendiri, berbagai penelitian juga telah dilakukan pada elemen pembatas panel pelat baja dengan tujuan meningkatkan performa SPSW itu sendiri, seperti penerapan RBS pada beam section yang menggunakan SPSW (Hoseinzadeh, 2017) dan penerapan SPSW tanpa melekat pada kolom. Pada penelitian ini akan dilakukan penerapan opening yang bervariasi pada solid steel plate dengan stiffnener. Pada balok yang tersambung pada SPSW, diterapkan system Reduced Beam Section (RBS), sehingga teganagna pada steel plate dapat ditanggung sebagian oleh balok. Penelitian mengenai opening pada SPSW ini telah dilakukan sebelumnya namun hanya terbatas pada dua wall opening dengan bentuk serupa, namun berbada jarak antara wall opening tersebut. Penelitian ini perlu dilkasanakan mengingat pemberian opening pada dinding geser yang menyesuaikan dengan pelaksanaan lapangan merupakan hal yang sudah umum terjadi, namun belum diketahui secara lebih mendalam mengenai efek opening pada shear wall tersebut. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat mengetahui konfigurasi opening seperti apa yang dapat menghasilkan performa steel plate yang paling baik.