2019 : Analisa penyebab kemacetan lalu-lintas di Kota Surabaya dengan Social Network Analysis (SNA)

Catur Arif Prastyanto ST., M.Eng
Moh. Arif Rohman ST., M.Sc., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Jalan raya merupakan sarana transportasi yang penting untuk menunjang aktivitas masyarakat dan kegiatan ekonomi. Namun, selain mendatangkan manfaat, jalan raya juga memunculkan beberapa permasalahan, diantaranya berupa kemacetan lalu-lintas. Dampak dari kemacetan dapat berupa kerugian material seperti inefisiensi biaya dan polusi hingga dampak non-material seperti terbuangnya waktu dan kesempatan serta dampak psikologis berupa meningkatnya stress pada kehidupan masyarakat. Kota Surabaya adalah kota nomor dua terbesar di Surabaya yang memiliki problem kemacetan sebagaimana kota-kota besar dunia lainnya. Beberapa usaha telah dilakukan oleh Pemerintah Kota untuk mengatasi permasalahan kemacetan ini. Akan tetapi problem kemacetan masih terjadi, terutama terkait dengan jenis kemacetan yang bersifat non-recurrent (tidak berulang). Jenis kemacetan ini bersifat dinamis karena tidak bisa diprediksi dengan pasti. Pendekatan manajemen risiko merupakan satu alternatif yang bisa digunakan untuk melakukan penelitian di bidang ini agar diketahui jenis risiko penyebab yang dominan serta alternatif respon yang bisa dilakukan. Manajemen risiko lebih mengedepankan pendekatan proaktif sebelum suatu risiko terjadi dan tidak semata-mata mengandalkan pada respon yang bersifat reaktif sehingga memungkinkan dampak yang terjadi bisa diminimalisasi. Beberapa penelitian telah dilakukan terkait dengan permasalahan kemacetan ini. Namun, hingga saat ini belum ditemukan penelitian yang bisa menggambarkan pola interaksi antar faktor penyebab risiko dan stakeholder yang terlibat dalam uapaya mengatasi permasalahan ini secara komprehensif. Permasalahan kemacetan ini merupakan problem yang kompleks karena ada banyak faktor risiko penyebab dan melibatkan banyak stakeholder yang berperan dalam mengatasi problem ini. Metode Social Network Analysis (SNA) merupakan salah satu metodologi yang cukup powerful dan berpotensi untuk digunakan menggambarkan dan memahami pola relasi antar permasalahan yang kompleks. Penelitian ini dimaksudkan untuk memodelkan faktor risiko penyebab kemacetan, serta stakeholder yang berperan dalam pengelolaannya di Kota Surabaya. Data untuk analisis diambil dari persepsi responden yang mewakili beberapa stakeholder yang terlibat dalam permasalahan kemacetan. Pengolahan data dilakukan dengan Matriks Probabilitas dan Dampak serta dilanjutkan dengan SNA untuk menggambarkan pola interaksi antar faktor penyebab risiko sekaligus stakeholder yang terlibat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi stakeholder untuk memahami serta mencari respon yang tepat untuk mengatasi permasalahan kemacetan yang terjadi di Kota Surabaya.