2018 : RANCANG BANGUN MINI PLANT ALAT PRODUKSI BAHAN BAKAR MINYAK (BBM) DARI LIMBAH PLASTIK BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 8535

Ir. Heri Joestiono MT
Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho S.T., M.T
Ahmad Fauzan Adziimaa S.T., M.Sc
Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita S.Si., M.Si
Geodita Woro Bramanti S.T., M.Eng.Sc
Satria Fadil Persada S.Kom,MBA,Ph.D
Dewie Saktia Ardiantono S.T.,M.T
Varah Nuzulfah S.M.,MBA


Abstract

Penggunaan metode penanggulangan limbah plastik yang ada saat ini masih belum mampu mengurangi volume limbah plastik di Indonesia karena dinilai kurang efektif dan efisien. Dalam penanganannya, limbah plastik memiliki potensi untuk dijadikan sebagai alternatif sumber energi bahan baku Bahan Bakar Minyak (BBM). Untuk mengolah limbah plastik menjadi BBM diperlukan serangkaian proses produksi yang terukur dan terencana agar didapatkan produk yang berkualitas sesuai dengan standar. Metode pemanasan pirolisis dan proses distilasi merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengurai rantai karbon pada plastik sehingga bisa digunakan menjadi bahan bakar. Hanya saja alat produksi bahan bakar minyak dari limbah plastik yang sekarang ada masih menggunakan sistem manual dengan menggunakan pencacah plastik, ruang pemanas sebagai sebagai penghasil uap, memiliki 2 tahap condenser, dan 2 storage. Maka dari itu diperluka sebuah sistem plant yang mampu melakukan fungsi kerja penguraian limbah plastik tersebut secara otomatis sehingga hasil produk yang didapatkan dapat terukur sesuai dengan standar yang berlaku. Dengan mini plant alat produksi BBM dari limbah plastik, variabel proses akan dapat dikontrol secara otomatis seperti tekanan, level, temperature, rpm (putaran), waktu dan berat limbah dengan mengintegrasikan semua sensor dan akan menggunakan interface display dan PC dengan platform yang akan dibuat dengan data openlog dan data logger yang akan menghasilkan analisis data secara real time pada display data offline maupun online. Dengan adanya mini plant alat produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) dari limbah plastik berbasis mikrokontroler atmega 8535 diharapkan proses produksi BBM dari limbah plastik dapat berjalan dengan optimal dan mampu meningkatkan efisiensi serta kualitas produk yang baik sehingga dapat menjadi alternatif sumber energi baru.