2018 : Penggunaan Limbah Botol Plastik Polyethylene Terephthalate (PET) pada Campuran Perkerasan Jenis Hot Rolled Sheet-Base Course (HRS-BC)

Machsus S.T.,M.T.
Mohamad Khoiri ST., MT., Ph.D
Amalia Firdaus Mawardi ST., MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Di kota Surabaya 1500 ton sampah dihasilkan stiap harinya. Dimana 60% merupakan sampah organik, dan 40% merupakan sampah anorganik (DKRTH Kota Surabaya, 2016). Sehingga, diperlukan inovasi dalam pengeolaan limbah plastik agar dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang ada di Indonesia. Disisi lain, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga menargetkan akan membangun sekitar 258 kilometer jalan baru di wilayah perbatasan Indonesia (PUPR, 2017). Dari permasalahan di atas, akan lebih baik jika pembangunan infrastruktur jalan baru di Indonesia menggunakan inovasi aspal dengan penambahan limbah plastik untuk mengurangi jumlah limbah plastik yang ada. Pemanfaatan limbah plastik sebagai bahan additive (tambah) bertujuan untuk menaikkan mutu campuran aspal. Jenis limbah plastik yang digunakan merupakan jenis plastik Polyethylene Terephthalat (PET) karena mudah didapatkan di lingkungan sekitar dan jumlahnya sangat banyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja campuran Lataston Lapis Pondasi dengan penambahan limbah plastik Polyethylene Terephthalate (PET).