2020 : ANALISIS SPATIAL DAN TEMPORAL PERUBAHAN LUASAN MANGROVE TERHADAP RESIKO EROSI DI PANTAI UTARA JAWA TIMUR DALAM MENDUKUNG PROGRAM BUILDING WITH NATURE

Dr. Ir. Hasan Ikhwani M.Sc.
Dr. Muhammad Zikra ST., M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Proses alam yang berhubungan dengan daerah pantai berlangsung dalam variasi ruang (spatial) dan waktu (temporal), yaitu dalam periode waktu singkat (menit, jam) dan pada areal yang sempit ataupun luas. Daerah pantai merupakan lingkungan yang dinamis dimana prose erosi, sedimen transport dan sedimentasi memberi kontribusi terus-menerus terhadap perubahan fisik daerah pantai tersebut. Perubahan yang terjadi akibat proses-proses alam ini termasuk didalamnya akibat perubahan iklim global (global warming) dan intervensi atau aktivitas manusia. Identifikasi terhadap perubahan yang terjadi di daerah pantai perlu dilakukan untuk mengetahui dan mengantisipasi dampak negatif yang bisa terjadi terhadap aktivitas/keberadaan manusia di daerah pantai. Peningkatan aktivitas manusia semakin meningkat disebabkan oleh bertambahnya jumlah industri dan pemukiman penduduk yang membutuhkan pembukaan lahan-lahan baru. Untuk dapat memenuhi kebutuhan tersebut, maka kawasan hutan mangrove sebagai pelindung alami di wilayah pesisir pantai mulai banyak dialihfungsikan menjadi area pemukiman dan industri. Hal ini secara langsung dapat menimbulkan dampak ekologis yang mengancam kelestarian lingkungan pesisir karena hutan mangrove yang awalnya berfungsi sebagai habitat, juga dapat menghilangkan fungsi hutan mangrove sebagai pelindung pantai alami dalam mencegah serangan gelombang laut maupun melindungi pantai dari abrasi. Oleh karena identifikasi terhadap perubahan yang terjadi di pantai ini membutuhkan kegiatan pemantauan yang bersifat kontinu. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui dan mengidentifikasi perubahan yang terjadi didaerah pantai terutama kawasan ekosistem mangrove akibat dari pengaruh fenomena perubahan iklim (kenaikan muka air laut, gelombang pasang) di sepanjang wilayah pantai utara Jawa Timur. Hal ini disebabkan masalah perubahan garis pantai akibat proses-proses alam termasuk didalamnya perubahan iklim dan aktivitas manusia merupakan masalah penting yang banyak terjadi di Indonesia, termasuk daerah pantai utara Jawa Timur salah satunya. Analisa ini difokuskan pada perubahan luasan kawasan ekosistem mangrove yang berfungsi sebagai pelindung pantai alami menggunakan data pengamatan citra satelit Lansat 7 dan 8. Dari hasil analisa ini diharapkan diketahui wilayah-wilayah pesisir di pantai utara Jawa Timur, Indonesia yang mengalami perubahan secara significant selama kurun 10 tahun lebih (2010-2019). Dengan mengetahui kondisi ekosistem mangrove yang ada di pesisir pantai, maka diharapkan dapat diperoleh berbagai bentuk informasi dan data yang akurat dan mutahir dalam mendukung program ‘Building with Nature’ di pantai utara Jawa Timur. Selain itu informasi ini diharapkan berguna bagi masyarakat dan pemerintah dalam menentukan langkah-langkah kebijakan dan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan serta untuk mitigasi bencana yang mungkin terjadi diwilayah pesisir dan pantai.