2020 : Pemodelan Numerik Konfigurasi Vegetasi Mangrove Dalam Meningkatkan Atenuasi Gelombang Menggunakan Program Xbeach

Umboro Lasminto ST., M.Sc.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Panjangnya garis pantai di Indonesia membuat Indonesia merupakan negara rawan bencana abrasi. Proses abrasi pantai di wilayah pesisir disebabkan oleh proses alami berupa proseshidro-oseanografi seperti hempasan gelombang laut, fluktuasi muka air laut dan arus sehingga mengakibatkan terjadinya kemunduran garis pantai dan terjadi fenomena sedimentasi. Salah satu upaya dalam menanggulangi abrasi adalah dengan penanaman vegetasi mangrove. Vegetasi mangrove dapat meredam energi gelombang dan memiliki peran penting dalam perlindungan pantai. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian terhadap mangrove untuk mengetahui tingkat atenuasi gelombang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pola penanaman vegetasi mangrove terhadap besar atenuasi gelombang air laut. Penelitian ini dilakukan dengan pemodelan numerik menggunakan program Xbeach. Penelitian ini berdasarkan pada data pemodelan fisik laboratorium yang telah dilakukan oleh penelitian sebelumnya. Data yang digunakan sebagai data input antara lain domain model, data gelombang dan data karakteristik vegetasi mangrove (kepadatan vegetasi, tinggi vegetasi dan diameter batang vegetasi). Karakteristik atenuasi gelombang diteliti pada model vegetasi kaku dan fleksibel. Hasil dari pemodelan numerik berupa koefisien drag kemudian akan dikalibrasi dan diuji keandalan dengan model fisik laboratorium. Setelah mendapat koefisien drag yang mendekati model fisik laboratorium, selanjutnya akan diperoleh besar atenuasi gelombang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pola penanaman vegetasi mangrove terhadap besar atenuasi gelombang air laut. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pengelola wilayah pesisir dalam upaya rehabilitasi mangrove untuk mencegah terjadinya abrasi. Kata kunci: abrasi, karakteristik vegetasi mangrove, peredaman energi gelombang, Xbeach