2018 : PENGEMBANGAN PURWARUPA SISTEM MINIMUM SUATU FIRE CONTROL SYSTEM PADA ALAT OTOMATISASI SENJATA

Ir. Winarto DEA
Ir. Suhariyanto MT.
Hendro Nurhadi Dipl., Ing., Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

kemandirian dalam sistem pertahanan merupakan sesuatu yang harus selalu diupayakan untuk melindungi kedaulatan negara deari gangguan keamanan yang datang dari luar maaupun dalam negeri. modernisasi peralatan pertahanan sangatlah dibutuhkan untuk meningkatkan kekuatan pertahanan. salah satu bentuk modernisasi peralatan pertahanan adalah RCWS, yang penggunaannya dapat diterapkan untuk pertahanan di Darat, laut, maupun udara. Sistem persenjataan otomatis ini terdiri dari beberapa sistem yang saling berintegerasi. Sistem mekani, sistem elektrik, sistem optik, dan sistem kontrol. Sejak tahun 2012 penggaagasan RCWS kal. 12.7mm dilakukan. tahun 2012-2015 rancang bangun RCWS kaliber 12.7mm dilakukan. tahun 2016-2019 merupakan tahun realisasi RCWS 12.7mm untuk realisasi tersebut diperlukan integrasi sistem yang telah dibentuk serta pembentukan fire control system. FCS merupaqkan suatu sistem yang terdiri dari beberapa perqangkat yang dijalankan secara bersama-sama. FCS yang akan dibangun kita bagi menjadi dua menurut kompleksitasnya (minimum system dan complex system). Minimum system adalah integrasi sistem yang ada dengan input system berupa kamera. Sedangkan komplek sistem merupakan integrasi sistem-sistem yang dengan input beberapa sensor (thermal, sensor cuaca, anamometer, kelembaban udara, arah angin, dan sensor cahaya, serta IMU) Proposal ini dimaksudkan untuk merancang FCS dengan melibatkan beberapa dosen serta mahasiswa didalamnya dan diharrapkan dapat menciptakn FCS dengan memberdayakan dan menggali potensi mahasiswa serta memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada di kampus. Perancangan ini dimulai dengan sistem minimum sebagai inisiasi FCS sistem kompleks.