2019 : Efek ukuran pada energi fraktur beton berserat baja

Ir. Mudji Irmawan M.T.
Harun Al Rasyid S.T., M.T.,Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kemampuan beton saat menahan beban tarik relatif rendah dan besaran tegangan tarik beton tidak menentu. Hal ini ditentukan oleh berbagai parameter seperti contoh tegangan susut terkekang dan pemilihan material beton. Tegangan-regangan beton sebelum retak memberikan perilaku yang linear. Sesaat sebelum pada tegangan tarik puncak, terjadi respon halus tegangan-regangan terjadi akibat retak mikro dan retak terjadi saat tegangan tarik mencapai puncaknya. Tegangan tarik pasca retak sangat rendah karena hanya mengandalkan interlock dari aggregat. Seiring dengan perkembangan teknologi struktur beton, penggunaan serat baja pada campuran beton menawarkan solusi terhadap permasalahan yang ada. Beton berserat baja memiliki keuntungan dalam kapasitas tegangan tarik pasca retak akibat dari kemampuan serat baja untuk menahan tegangan tarik diantara retak-retak yang terjadi. Hal ini dapat meningkatkan energi yang diserap oleh beton meskipun telah terjadi retak. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari besaran nilai fraktur energi dan pengaruh daripada besarnya ukuran spesimen yang digunakan. Selain itu, akan diusulkan prediksi besaran fraktur energi sebagai fungsi dari ukuran spesimen yang akan sangat berguna dalam mengoreksi besaran nilai fraktur energi terhadap ukuran spesimen yang sebenarnya. Untuk ukuran spesimen struktur yang besar, dapat digunakan nilai fraktur energi yang telah mencapai kondisi asimtot. Setelah perilaku dan perumusan untuk menentuka besaran nilai fraktur energi telah didapatkan, Pengembangan model numerik untuk beton berserat baja akan dikembangkan.