2019 : SOLUSI NUMERIK-EMPIRIK MODEL ASURANSI DEPOSITO DENGAN VOLATILITAS REGIME-SWITCHING

Dr. Drs. Chairul Imron MI.Komp.
Endah Rokhmati Merdika Putri S.Si.M.Si., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Asuransi deposito adalah suatu ukuran untuk memberikan proteksi pada nasabah bank secara penuh atau sebagian dari resiko kerugian akibat kegagalan bank untuk membayar hutangnya pada saat jatuh tempo. Asuransi deposito adalah salah satu komponen dalam jaring pengaman finansial yang bertujuan mempertahankan stabilitas keuangan. Asuransi depostio terbukti dapat menjaga stabilitas keuangan dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap sistem perbankan di Indonesia pada tahun 1998. Klausul hutang dalam asuransi deposit bermakna bahwa bank berjanji untuk membayar jumlah total hutang pada saat jatuh tempo. Bank dapat mengajukan \emph{default} jika gagal bayar. Jika aset bank lebih besar daripada hutang yang harus dibayar maka nilai ekuitas menjadi positif. Sebaliknya jika nilai aset lebih sedikit dari hutang maka bank akan gagal bayar atau \emph{default} dan nilai ekuitas menjadi nol. Pihak ketiga yang berfungsi menjamin jika bank gagal bayar adalah Lembaga Penjamin Simpanan. Lembaga tersebut memastikan bahwa nilai aset bank minimal sama dengan hutang yang harus dibayar. Fungsi tersebut dikatakan fungsi asuransi. Mekanisme asuransi deposit memiliki kemiripan dengan mekanisme opsi sehingga model opsi dapat digunakan pada model asuransi deposito. Nilai asuransi deposito perlu ditentukan untuk nilai pertanggungan terhadap bank pada asetnya. Karena nilai aset bank selalu berubah maka penelitian ini mengajukan model baru yang menyertakan volatilitas regime-switching pada model asuransi deposito. Volatilitas ditentukan dari \emph{rate of return} nilai aset bank. Valuasi asuransi deposito menjadi lebih sulit dengan penyertaan volatilitas regime-switching tersebut. Solusi analitik yang ada hanya untuk dua kondisi volatilitas regime-switching. Oleh karena itu metode numerik yang menyertakan faktor empirik seperti Monte Carlo diperlukan. Dengan metode Monte Carlo tersebut, kondisi volatilitas regime-switching bisa mencapai N berhingga kondisi. Kehandalan metode ini sudah banyak dibuktikan pada studi tentang opsi. Pada penelitian ini akan digunakan dan diperbandingkan tiga metode Monte Carlo yaitu klasik, quasi, dan randomized quasi Monte Carlo, untuk valuasi harga asuransi deposito yang menyertakan N-kondisi volatilitas regime-switching. Penelitian akan dilakukan dalam tiga tahapan yaitu: pengumpulan data aset bank dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), membangun algoritma Monte Carlo (klasik, Quasi Monte Carlo, dan Randomized Quasi Monte Carlo) untuk model asuransi deposito dengan menyertakan volatilitas regime-switching, dan melakukan simulasi dan analisa hasil simulasinya. Hasil dari penelitian ini akan dipresentasikan di seminar internasional ICOMPAC 2019 dan dipublikasikan di jurnal terindeks Scopus.