2020 : User Interface (UX) dan Remote Command Control untuk Platform Mobil Otonomous

Ir. Hendra Kusuma M.Eng.Sc.
Dr. Ir Endroyono DEA.
Muhtadin ST., MT.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Presiden Jokowi, [CNBC, 2020] mempunyai mimpi merealisasikan ibukota negara baru modern yang salah satunya ditandai dengan sistem transportasi massal yang automous. Dengan tujuan efisiensi, presiden berharap diterapkannya teknologi ART (Autonomous Rail Rapid Transit), hingga electric vehicle yang otonomous untuk angkutan umum (BUS) dan angkutan pribadi. ITS sebagai salah satu perguruan tinggi unggul, telah mendapat mandat dari pemerintah melalui BRIN untuk mengembangkan kendaraan listrik dan otonomous dalam rangka melanjutkan pengembangan mobil listrik ITS, yang selama ini dilakukan melalui PUI SKO dan Kawasan Inovasi Otomotif. Melalui sinergi antar laboratorium, Pusat Penelitian, Pusat Kajian dan Kawasan Sains dan Teknologi yang ada, ITS bertekat mewujudkan produk rujukan mobil otonomous nasional mulai dari aspek disain platform, sistem penggerak dan kestabilan kendaraan, sistem navigasi dan keselamatan, sistem komunikasi hingga sistem aplikasi pengguna dan pengendalian jarak-jauh, melalui produk Flag-ship PRN iCAR dan iBoat. Dari berbagai aspek yang dikembangkan oleh Team Otonomous Vehicle ITS, proposal ini mengusulkan satu aspek penting, yaitu terkait “user interface yang menjalankan fungsi aplikasi pengguna dan pengendalian jarak jauh� Sebagai bagian ekosistem elektronik yang melibatkan teknologi informasi, akses nirkabel dan IoT, maka sistem harus dirancang untuk tidak melanggar peraturan (regulasi), tidak bertentangan dengan standard-standard (protokol dan interface) yang berlaku, serta memanfaatkan teknologi yang paling tepat untuk memperoleh hasil sistem yang optimal, efektif dan efisien. Dengan demikian, maka melalui penelitian ini diharapkan akan dapat dikontribusikan hal-hal berikut: • Kontribusi model dan metode operasional dari sebuah sistem autonomous vehicle (AV) dengan memperhatikan proses bisnis, regulasi dan teknologi; khususnya untuk aplikasi diIndonesia, dengan ITS sebagai area prototyping. • Adanya prototype aplikasi melalui “aplikasi smart-phone dan program aplikasi lain�yang memungkinkan protoype AV dapat melayani permintaan pengguna melalui user interface yang dirancang khusus agar memungkinkan sistem dikendalikan secara on-demand, dan memungkinkan pengambil-alihan oleh command center pada kondisi darurat. Kajian fokus terkait penerapan sistem di jaringan 5G akan menjadi bagian penting dari penelitian ini. • Kontribusi penelitian pada kontrak kinerja ITS, yang meliputi publikasi ilmiah standard internasional, adanya prototype ITS di level nasional dan didapatkannya HKI disain maupun patent. Dengan dukungan peneliti yang cukup kompeten di bidangnya dan dengan dukungan pendanaan yang memadai, semoga semua bisa berjalan dengan baik, mempunyai kemajuan sesuai jadwal yang ditetapkan.