2019 : Bangunan Komersial untuk Pelatihan Terpadu

Dr. Ir. Vincentius Totok Noerwasito


Abstract

Pengangguran adalah salah satu masalah ketenagakerjaan yang dialami oleh setiap kota. Tingkat pengangguran yang tinggi disebabkan antara lain oleh kurangnya keterampilan dan adanya budaya malas pada tenaga kerja. Pembangunan tempat pelatihan vokasi adalah sarana untuk menyalurkan desain yang menjadi solusi dari isyu tersebut. Permasalahan pada desain tempat pelatihan ini adalah bagaimana menghadirkan suasana yang dapat meningkatkan motivasi peserta pelatihan sehingga budaya malas bisa diredam. Dengan metode Inquiry by Design serta pendekatan space and place, tempat pelatihan ini dirancang dengan memperhatikan sirkulasi dan serial vision pengunjung agar terjadi interaksi dengan peserta pelatihan. Deretan vocal point ditata untuk mengajak pengunjung supaya berjalan mendekati dan melihat ke dalam area pelatihan. Change of level diterapkan untuk memberikan kesan terlindungi dan diawasi bagi peserta pelatihan, hal ini adalah upaya untuk mengurangi budaya malas.