2020 : RANCANG BANGUN INSTRUMENTASI CARDIAC ANALYSIS DAN DIABETES NON INVASIVE BERBASIS INTERNET OF THINGS

Achmad Arifin S.T.M.Eng.,Ph.D
Eko Agus Suprayitno S.Si., M.T

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang dapat mengganggu metabolisme dalam waktu jangka panjang yang diakibatkan pankreas tidak dapat memproduksi cukup insulin[1]. Penderita diabetes mellitus tahun 2014 sekitar 8,3% dari keseluruhan penduduk didunia, serta mengalami peningkatan tahun 2014 menjadi 387 juta kasus. Di Indonesia menempati urutan ke-7 dengan penderita diabetes mellitus sebesar 8,5 juta setelah Cina, India, Amerika Serikat (AS), Brazil, Rusia dan Mexico[2]. Selain Diabetes Mellitus, Tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko terjadinya serangan jantung, gagal jantung dan stroke. Pemeriksanaan tekanan darah secara berkala dapat menghindari sedini mungkin risiko terjadinya tekanan darah tinggi [6][7]. Penyakit jantung koroner dan stroke diperkirakaniakan terus meningkatisekitar 23,3 juta jiwa pada tahun 2030 [8][9]. Berdasarkan hal tersebut maka pada penelitian ini akan dirancang dan diciptakan serta di kembangkan sebuah algoritma dalam pemrograman untuk membuat instrumentasi suatu Instrumentasi yang terintegrasi menjadi satu dan dapat mengukur kadar gula darah secara non-invasive, Tekanan darah, detak jantung dan saturasi oksigen dalam darah yang kesemuanya berada pada 1 alat dan proses pengukurannya hanya menggunakan telunjuk jari yang cukup di tempelkan pada alat. Selain itu, instrumentasi ini juga bisa memantau kesehatan tubuh pasien secara realtime, terkoneksi dengan smartphone android dan berbasis Internet Of Things (IoT), Sehingga dokter, perawat, maupun pihak keluarga dapat mengetahui kondisi nilai gula darah, tekanan darah, detak jantung, dan kondisi oksigen dalam darahnya secara real time, melalui smartphone, tak terbatas jarak baik antar provinsi maupun antar negara dalam menyambut revolusi industry 4.0. Hal ini dilakukan dalam upaya merealisasikan inovasi Bidang teknologi, rekayasa, dan informasi yang sesuai dengan perkembangan jaman dan era, yaitu era revolusi industry 4.0. Selain itu harapan peneliti pada hasil riset ini, perangkat/Instrumentasi dan teknologi informasi yang sudah teruji dan layak digunakan mampu untuk dikomersialkan secara menguntungkan dimana ITS dapat turut serta dalam produksi dan distribusinya. Luaran lainnya dari Riset Terapan Institusi ini, peneliti berharap juga menghasilkan publikasi ilmiah baik dalam bentuk Jurnal Internasional terindek Scopus. Selain itu, luaran lainnya yang akan peneliti upayakan adalah Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) terutama dalam bentuk Paten Sederhana terkait produk ataupun algoritma yang sudah peneliti kembangkan.