2019 : STUDI METODE INDOOR MAPPING BERBASIS KAMERA SFERIS 360° UNTUK PEMBANGUNAN BASISDATA SPASIAL KADASTER 3 DIMENSI

Prof. Dr. Ir. Bangun Muljo Sukojo DEA.DESS
Husnul Hidayat S.T., M.T.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Seiring dengan semakin meningkatnya populasi manusia, maka kebutuhan ruang untuk permukiman manusia juga semakin meningkat. Namun di sisi lain ketersediaan lahan untuk pengembangan permukiman semakin berkurang terutama di wilayah perkotaan. Hal ini menyebabkan keberadaan permukiman vertikal dalam bentuk apartemen atau rumah susun semakin bertambah. Namun demikian hal ini juga membawa dampak dalam bidang administrasi pertanahan bahwa perlu ada penyesuaian konsep hak penguasaan atas bidang tanah tertentu untuk diterapkan pada ruang-ruang vertikal 3 dimensi. Oleh karena itu konsep kadaster 3 dimensi mulai sering mengemuka di berbagai negara, termasuk salah satunya Indonesia. Peta dasar pendaftaran tanah sebagai basis dari kegiatan administrasi pertanahan menjadi data kunci yang harus ada. Dalam kasus kadaster 3 dimensi, maka peta dasar yang dimaksud harus dapat menyajikan informasi spasial 3 dimensi mengenai semua ruang-ruang yang ada dalam suatu unit bangunan tertentu. Peta 3 dimensi ini dapat dibuat salah satunya menggunakan laser scanner. Namun mengingat harga peralatan yang mahal, penggunaan laser scanner untuk pemetaan 3 dimensi dalam ruangan masih belum banyak digunakan. Alternatif untuk pemetaan dalam ruangan dapat menggunakan teknik panoramic photogrammetry di mana foto panorama digunakan sebagai data utamanya. Saat ini foto panorama sferis 360° dapat dibuat dengan sangat mudah seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang merilis berbagai tipe kamera sferis dengan harga terjangkau. Kamera jenis ini dapat menangkap gambar secara omnidirectional sehingga hanya diperlukan sedikit sekali gambar untuk menjangkau seluruh interior ruangan. Data foto ini kemudian diolah secara fotogrametris untuk menghasilkan model 3 dimensi, yang selanjutnya dapat diturunkan menjadi peta. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana kamera sferis tersebut dapat digunakan untuk menghasilkan peta 3 dimensi lingkungan dalam ruangan. Metode pengolahan data dilakukan dengan teknik panoramic photogrammetry dengan bantuan beberapa titik kontrol lapangan. Hasil pemetaan 3 dimensi tersebut kemudian akan dianalisis akurasi planimetrik 2 dimensi maupun akurasi vertikalnya. Analisis tersebut dilakukan berdasarkan uji statistik terhadap ukuran-ukuran panjang di lapangan, yang kemudian dibandingkan dengan petunjuk teknis pengukuran dan pemetaan bidang tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional