2019 : PENGEMBANGAN SISTEM KOMUNIKASI RADIO DIGITAL UNTUK KANAL HF NVIS BERBASIS SOFTWARE DEFINED RADIO

Dr.Ir. Achmad Mauludiyanto M.T.
Prof.Ir. Gamantyo Hendrantoro M.Eng.,Ph.D.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penggunaan sistem komunikasi radio saat ini sedang berkembang salah satunya yaitu dengan menggunakan gelombang High Frequency (HF). Sistem komunikasi HF merupakan solusi alternatif dalam sistem komunikasi jarak jauh maupun jarak dekat dibanding sistem komunikasi satelit yang mahal. Dalam penelitian ini, pengukuran radio HF menggunakan teknik Near Vertical Incidence Skywave (NVIS) pada lintasan Surabaya - Malang. Link Surabaya – Malang diambil karena termasuk dalam jarak Near-Vertical Incidence Skywave (NVIS) merujuk kepada pancaran (sinyal) radio di band HF, yang sinyalnya dipantulkan lapisan ionosfer jatuh kembali ke area yang berjarak sekitar 0~400 Km dari asal pancaran. Penelitian ini membahas bagaimana komunikasi transmitter dan receiver agar saling berkomunikasi dengan baik. Untuk itu dibutuhkan sinkronisasi carrier dan sinkronisasi data. Perancangan dilakukan dengan tahapan sinkronisasi carrier agar frekuensi, modulasi harus sinkron dengan penerima sebelum nantinya dapat mengirim sebuah paket data. Penerima koheren memerlukan sinkronisasi untuk sinyal yang diterima, agar mencapai karakteristik demodulasi yang lebih baik dari penerima yang tidak koheren. Semua system komunikasi digital yang menggunakan modulasi koheren membutuhkan tiga level sinkronisasi, carrier, symbol, dan frame synchronization. Carrier Synchronization (Sinkronisasi Gelombang Pembawa) bekerja pada proses baseband yang dirancang melalui SDR dengan tujuan agar perubahan fasa dan frekuensi saat proses transmisi dapat dikompensasi di penerima. Setelah sinkronisasi carrier dilakukan, maka pada layer physical dapat dilanjutkan ke proses berikutnya. Untuk mencapai ke layer datalink perlu adanya sinkronisasi data. Dalam penelitian sistem komunikasi HF ini digunakan perangkat Software-Defined Radio(SDR) dalam bentuk Universal Software Radio Peripheral (USRP) yang diproduksi oleh National Instrument sebagai perangkat modulator dan demodulator yang dapat diprogram. Tahapan pertama di layer 2 yaitu layer datalink. Perancangan dari sisi perangkat keras menggunakan USRP, GPS Antena dan menggunakan antena dipole sedangkan pada sisi perangkat lunak, yang dipakai adalah program untuk menyusun algoritma pemrograman bisa bahasa C, C++ serta Labview Communication 1.1. Pada penelitian ini memiliki konsentrasi di layer datalink dengan mengimplementasikan suatu protocol komunikasi yang compatible dengan sistem komunikasi HF, sehingga Perencanaan Protokol untuk Sistem Komunikasi Radio High Frequency NVIS Berbasis USRP dengan link Surabaya- Malang berhasil.