2019 : Analisa Pembuatan Jalur Evakuasi Paska Banjir Menggunakan Metode Network Analyst (Studi Kasus : Kota Surabaya)

Lalu Muhamad Jaelani ST, M.Sc, Ph.D
Nurwatik ST.,M.Sc

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Sesuai dengan imbauan BMKG dari bulan januari sampai Maret 2019 adalah periode puncak musim hujan yang berdampak pada naiknya potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir (BMKG, 2019). Dampak yang ditimbulkan paska bencana hidrometeorologi sangat beragam salah satunya adalah terputusnya jalur transportasi. Kerugian dari mulai materil hingga non materil terkait terhambatnya transportasi membuat ketersediaan jalur alternatif menjadi krusial khususnya dalam evakusi bencana. Dengan keunggulan teknologi penginderaan jauh dan GIS yang diterapkan dalam manajemen kebencanaan, kemudahan dalam pemodelan banjir dan analisa jalur evakuasi banjir dapat diwujudkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini memanfaatkan citra satelit Landsat 8 untuk mendeteksi banjir menggunakan parameter vegeration index, water index, curah hujan dan kemiringan lereng. Sementara dalam proses penentuan jalur evakuasi terbaik menggunakan Network analyst dengan parameter jarak terpendek dan waktu tempuh tercepat. Hasil penelitian yang diharapkan meliputi analisa daerah potensial banjir yang dikelompokkan berdasarkan kedalaman airnya dan jalur evakuasi paska banjir yang meliputi jalur evakuasi menuju fasilitas kesehatan terdekat dan jalur penyaluran bantuan menuju daerah terdampak banjir. Dengan penelitian ini diharapkan dapat mendukung badan terkait dalam penyusunan kebijakan khususnya bidang manajemen kebencanaan. Kata kunci : Penginderaan jauh, GIS, Landsat 8, kemiringan lereng, vegetation index, water index, network analyst