2018 : Studi Hubungan antara Koefisien Determinasi dengan Kesalahan Prediksi untuk Ukuran Sampel Tertentu pada Model Bangkitan Perjalanan di Wilayah Perkotaan Gresik

Dr. Ir. Hitapriya Suprajitno M.Eng


Abstract

Prinsip Manajemen Aset Infrastruktur adalah dapat menilai kecukupan dan kualitas jaringan jalan. Dengan kawasan perkotaan Kabupaten Gresik berupa perindustrian, dibutuhkan pemodelan sebagai acuan karakteristik pergerakan dari suatu daerah yang membutuhkan beberapa sampel rumah tangga. Umumnya nilai R 2 dipengaruhi oleh banyaknya sampel, tetapi banyaknya sampel juga dapat menghasilkan nilai R 2 yang kecil juga. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik perbedaan sampel. Metode yang digunakan adalah pengumpulan data primer dan sekunder. Data primer berupa survei wawancara rumah tangga untuk mendapatkan persamaan dan prediksi bangkitan perjalanan sebanyak 800 sampel. Sedangkan data sekunder berupa populasi zona dan kepemilikan sepeda motor dari Gresik Dalam Angka 2016. Hasilnya adalah rumus bangkitan perjalanan dengan a sebesar 0, 9057, b sebesar-3, 4412, dan R 2 sebesar 0, 971289. Hasil prediksi bangkitan perjalanan terbesar di Randuagung dan sekitarnya sebanyak 15.756 motor/jam dan terkecil di Ngipik sebanyak 845 motor/jam. Nilai R 2 pada sampel 90% B terbesar sebesar 0, 971314 daripada 100% sampel. Nilai kesalahan prediksi terbesar pada sampel 90% C yaitu 1, 80% minimum 1, 87% maksimum dan terkecil pada 90% D yaitu 0, 48% minimum dan 0, 55% maksimum. 90% B dan 90% E yang memiliki nilai R 2 sebesar 0, 97131 dan 0, 97076 memiliki kesalahan yang lebih besar daripada 90% A dengan R 2 0, 96769 dengan nilai kesalahan.