2019 : REKAYASA MATERIAL HIDROFOBIK KOMPOSIT POLIETILEN GLIKOL (PEG)/SiO2 BERBASIS PASIR ALAM MENGGUNAKAN METODE SOL-GEL

Dr.Drs. Mochamad Zainuri M.Si.
Linda Silvia S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

PMC (Polymer Matrix Composite) merupakan salah satu bahan menjanjikan yang menginspirasi banyak peneliti untuk mengembangkan sistem pelapisan. Salah satu contoh pelapisan menggunakan penguat PMC SiO2 telah dikembangkan dan diteliti sebagai material hidrofobik. Material hidrofobik dikenal sebagai material yang memiliki sifat anti air. Material dikatakan sebagai hidrofobik apabila air yang berada pada suatu permukaan benda memiliki sudut kontak sebesar 90Ëš atau lebih. Lapisan hidrofobik sudah banyak dikembangkan dan digunakan di industri-industri material, salah satunya digunakan sebagai material yang mempunyai sifat self cleaning. Meskipun demikian, masih banyak dikembangkan dengan berbagai metode guna memperoleh sifat hidrofobik yang memiliki sudut kontak di atas 90Ëš. Berbagai cara dilakukan untuk memodifikasi material tersebut, salah satunya dengan teknologi rekayasa permukaan. Ketertarikan terhadap teknologi rekayasa permukaan dilatarbelakangi oleh fenomena membersihkan diri, seperti tetesan air yang jatuh di atas permukaan daun lotus, air akan berbentuk bulatan-bulatan kemudian menggelinding membawa polutan atau debu yang menempel pada permukaan daun. Dalam penelitian ini, mencoba melakukan pelapisan permukaan dengan menggunakan rekayasa material hidrofobik komposit Polietilen Glikol (PEG)/SiO2 berbasis pasir alam menggunakan metode sol-gel. Kita ketahui bahwa PEG merupakan polimer yang stabil, tersebar merata, higroskopik (mudah menguap), dan dapat mengikat pigmen sedangkan SiO2 memiliki sifat hidrofobik yang keberadaannya melimpah di alam. Salah satu jenis PEG yang digunakan dalam penelitian ini adalah PEG 1000, karena digunakan dalam dispersi cair, sedangkan material dasar SiO2 yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan material alam yang diperoleh dari pasir pantai kepulauan Bangka Belitung yang melalui beberapa proses purifikasi. Dengan karakteristik yang dimiliki PEG 1000 dan SiO2, diharapkan terbentuk material baru yang memiliki sifat hidrofobik. Model pelapisan substrat pada penelitian ini menggunakan metode dip-coating sehingga dapat secara sederhana di dalam proses pembuatannya dan diharapkan mampu menjawab peluang pembuatan material hidrofobik dengan memanfaatkan material alam melalui proses sintesis yang sederhana. Sifat hidrofobisitas material komposit PEG 1000/SiO2 yang telah dilapiskan pada substrat dapat diketahui dengan mengukur sudut kontak air pada setiap lapisan. Kata kunci: PEG, SiO2, polimorf, hidrofobik, Water Contact Angle (WCA)