2019 : Penetapan Variabel Pengaruh dalam Penentuan Lokasi TOD (Transit Oriented Development) Berdasarkan Pola Perjalanan Di Surabaya

Ir. Hera Widyastuti M.T., Ph.D.
Ir. Wahju Herijanto M.T.
Ir. Ervina Ahyudanari ME, PhD
Budi Rahardjo ST, MT,Ph.D


Abstract

Pengembangan kawasan berorientasi transit atau TOD adalah konsep pengembangan kawasan di dalam dan sekitar simpul transit agar bernilai tambah. Pengembangan kawasan ini dititikberatkan pada integradi antar jaringan angkutan umum masala, dan antara jaringan angkutan umum massal dengan jaringan moda transportasi tidak bermotor. Hal ini diikuti dengan pengembangan kawasan campuran dan padat dengan intensitas pemanfaatan ruang sedang hingga tinggi. Pada Peraturan Menteri ATR/BPN tahun 2017 sudah memberikan panduan terkait pengembangan kawasan TOD. Tetapi panduannya sangat general dan mungkin hanya dapat diaplikasikan untuk kawasan yang belum berkembang. Untuk Surabaya, perkembangan kawasan terminal seperti Purabaya, Joyoboyo bahkan Bandara Juanda sudah sedemikian pesatnya, sehingga prinsip-prinsip pengembangan TOD perlu penyesuaian. Untuk tujuan tersebut maka penelitian ini diajukan agar nantinya dapat memberikan pedoman pengembangan kawasan TOD yang lebih sesuai. Penelitian ini dimuulai dengan pengumpulan data tata guna lahan di sekitar terminal yang ada. Pergerakan penumpang yang memanfaatkan terminal tersebut perlu didapatkan karakteristiknya melalui survai wawancara. Jarak antar fasilitas yang ada dianalisis dengan mengunakan analisis spasial untuk dapat mencari kemungkinan pengembangan suatu kawasan. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah karakteristik pergerakan dan demand di sekitar terminal lokasi studi dan dapat menetapkan variable penting untuk dijadikan dasar pengembangan kawasan yang sudah padat. Penelitian ini fokus pada mobilitas penumpang dan kendaraan. Berbeda dengan pendekatan dari arah perencanaan wilayah kota.