2018 : Studi Perbandingan Daya Mesin Motor Bakar Torak 4 Langkah Tipe KD250AT Menggunakan Bahan Bakar Bensin dan Setelah Dimodifikasi Menjadi Berbahan Bakar Gas (LPG)

Ir. Denny Maartyoza Eko Soedjono M.T.


Abstract

Semakin menipisnya cadangan minyak dunia maka kebutuhan akan pengganti bahan bakar minyak pada motor bakar juga semakin meningkat. Satu dari solusi alternatif ialah menggunakan bahan bakar gas (LPG: Liqufied Petroleum Gas). Agar dapat menggunakan bahan bakar LPG, motor berbahan bakar bensin harus dilakukan modifikasi. Bagian utama yang harus dimodifikasi adalah sistim bahan bakarnya. Pada sistim bahan bakar tersebut yang harus diubah adalah diameter saluran bahan bakar (nozzle) dan penempatan serta cara memasukkannya ke dalam silinder. Diameter noozle harus dapat menginjeksikan massa bahan bakar yang sesuai dengan beban mesin. Penempatannya harus bisa menghasilkan pencampuran udara-bahan bakar yang homogen. Rancangan penempatan nozzle diperoleh dengan simulasi numeric denagn sofwere CFD Fluent 6.2. Modifikasi telah dilakukan terhadap mesin 4 langkah 1 silinder KD250AT yang digunakan seagai penggerak suatu mobil off road produksi lokal. Mesin tersebut berbahan bakar bensin, lalu diubah menjadi sistim injeksi LPG. Dari hasil perhitungan teoritis, saat menggunakan LPG, pada putaran mesin 5800 rpm diperoleh daya keluaran sebesar 13, 38 hp. Sedangkan pada saat diuji coba dengan dynamometer daya yang dihasilkan pada putaran 5800 sebesar 12, 5 hp. Hasil uji coba dengan bahan bakar bensin pada putaran 5800 rpm adalah sebesar14 hp