2020 : Perancangan Sistem Pendeteksi Arah Cahaya Matahari Berbasis Sensor Phototransistor

Dwi Oktavianto Wahyu Nugroho S.T., M.T
Ahmad Fauzan Adziimaa S.T., M.Sc
Ni Luh Putu Satyaning Pradnya Paramita S.Si., M.Si
Varah Nuzulfah S.M.,MBA


Abstract

Abstrak- Intensitas matahari menjadi parameter penting untuk mengetahui potensi energi di suatu lokasi. Pengukuran intensitas matahari sebagai sistem penggerak kerangka besar panel surya dapat menggunakan berbagai macam sensor. Sensor Phototransistor menjadi salah satu sensor cahaya yang memiliki kepekaan cahaya lebih besar dibandingkan dengan sensor cahaya yang lain. Sistem pelacakan arah cahaya matahari ini menggunakan empat sensor phototransistor yang diletakkan masing-masing dua sensor dibagian timur dan barat kerangka. Rangkaian sensor ini dibuat untuk bisa merespon posisi matahari dengan kuat pencahayaan 4710 Lux pada sudut kemiringan sensor sebesar 19,24â—¦. Untuk menguji akurasi dari sensor phototransistor dengan membandingkan hasil pengukuran pada rangkaian sensor dengan Lux Meter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor phototransistor memiliki rata-rata error pengujian sebesar 1,24% dan 1,27% pada sensor phototransistor timur dan 0,47% dan 0,93% pada sensor phototransistor barat.