2020 : PENAMBAHAN EKSTRAK PROPOLIS DARI SARANG LEBAH (Apis mellifera) DARI MALANG, JAWA TIMUR UNTUK MENINGKATKAN BIOAKTIVITAS DAN MASA SIMPAN FISH NUGGET

Drs. Agus Wahyudi MS.
Zjahra Vianita Nugraheni S.Si, M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Propolis merupakan salah satu produk yang dihasilkan lebah selain madu. Propolis didapatkan dengan cara mengekstrak sarang lebah dengan menggunakan etanol, metanol atau air sebagai pelarutnya. Propolis mempunyai banyak aktivitas biologis seperti antibakteri, antioksidan, antiviral, anti-inflamatori dan anti-kanker. Aktivitas biologis tersebut disebabkan karena propolis mempunyai komposisi kimia yang cukup kompleks. Propolis mengandung zat-zat seperti senyawa fenolik, flavonoid, asam amino, vitamin, mineral dan senyawa lainnya. Propolis banyak digunakan dalam berbagai bidang dikarenakan aktivitas biologisnya tersebut. Bidang-bidang yang banyak memanfaatkan propolis adalah bidang farmasi, kecantikan dan makanan. Aktivitas antioksidan dari propolis telah banyak diteliti. Tetapi penelitian tentang aktivitas antioksidan dari propolis yang berasal dari Indonesia belum terlalu banyak. Penelitian ini menggunakan sumber utama sarang lebah spesies Apis mellifera. yang didapatkan dari Malang, Jawa Timur. Pelarut yang digunakan untuk mengekstrak propolis adalah air. Ekstrak propolis yang didapat akan diuji komposisi kimianya. Selain itu juga akan dilakukan pengujian aktivitas antibakteri dari ekstrak propolis yang didapat. Selanjutnya, ekstrak propolis yang didapat diaplikasikan dalam pembuatan fish nugget. Penambahan ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas biologis fish nugget, khususnya aktivitas antibakteri dan juga meningkatkan masa simpan dari fish nugget. Dengan adanya penelitian ini diharapkan pemanfaatan propolis yang berasal dari Indonesia menjadi lebih berkembang dan dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, diharapkan ekstrak propolis dari Indonesia bisa menjadi salah satu zat aditif makanan yang mempunyai nilai guna tinggi.