2020 : EKSPLORASI SIRIH HIJAU DAN SIRIH MERAH SEBAGAI SUMBER PEWANGI/PERISA KOMERSIAL DAN UJI ANTIMIKROBIALNYA TERHADAP ISOLAT RESISTEN OBAT

Prof.Dr. Mardi Santoso
Arif Fadlan S.Si, M.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Latar belakang: Salah satu komoditi terbesar yang dimiliki Indonesia adalah minyak atsiri. Sebanyak 40 dari 70 jenis minyak atsiri yang diperdagangkan di pasar internasional diproduksi di Indonesia dan 12 jenis di antaranya diklasifikasikan sebagai komoditi ekspor. Nilai ekspor minyak atsiri Indonesia melonjak dari tahun ke tahun. Minyak atsiri dibutuhkan berbagai industri seperti industri parfum, pewangi/perisa, kosmetika, industri farmasi/obat-obatan, industri makanan dan minuman. Sirih merupakan tanaman yang yang banyak dimanfaatkan untuk pengobatan. Minyak atsiri tanaman sirih berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber pewangi/perisa komersial dan juga sebagai agen baru dalam penanganan resistensi antibiotik. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi sirih sebagai sumber pewangi/perisa komersial yang dilanjutkan dengan analisis komposisi dan uji aktivitas antimikrobial. Tahapan metode penelitian: Minyak atsiri tanaman sirih diperoleh melalui teknik hidrodistilasi menggunakan alat tipe-Clavenger. Analisis komposisi minyak atsiri dilakukan dengan metoda kromatografi gas-spektroskopi massa. Uji aktivitas antimikrobial dilakukan terhadap berbagai bakteri dengan metoda disc-diffusion yang dilanjutkan dengan penentuan MIC dan MBC. Luaran yang ditargetkan: Penelitian ini menargetkan sebuah artikel ilmiah yang dipublikasikan pada jurnal internasional terindeks (Q2) dan diseminasi hasil penelitian pada forum ilmiah internasional. Kata kunci: antimikrobial, minyak atsiri, pewangi/perisa, sirih