2020 : PENGARUH PENGGUNAAN LIMBAH STYROFOAM PADA LAPISAN LASTON LAPIS PONDASI (AC-BASE) MENGGUNAKAN METODE BASAH TERHADAP PARAMETER UJI MARSHALL

Ir. Sukobar MT
Ir. Rachmad Basuki M.T.
Mohamad Khoiri ST., MT., Ph.D

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Lapis aspal beton (LASTON) adalah lapisan pada konstruksi jalan raya, yang terdiri dari campuran aspal keras dan agregat yang bergradasi menerus (well graded) dicampur, dihamparkan dan dipadatkan dalam keadaan panas pada suhu tertentu. Berdasarkan fungsi salah satu jenis laston adalah AC-Base (Aspalth Concrete – Base Course). Penelitian ini membahas tentang pengaruh penambahan limbah plastik Styrofoam terhadap campuran AC-Base. Adapun material yang digunakan pada penelitian ini ialah : agregat kasar, agregat halus, aspal pen. 60/70 dan limbah plastik styrofoam Tahapan dalam penelitian ini yaitu : uji material, cek spesifikasi, menghitung kadar aspal rencana, pengujian penambahan Styrofoam dan analisa hasil pengujian marshall dan parameternya. Proses pencampuran Styrofoam menggunakan metode Basah dengan menambahkan Styrofoam sewaktu pemanasan Aspal serta pastikan Styrofoam Homogen dengan Aspal yang sudah ditentukan. Kadar aspal rencana menggunakan rumus Pb. Variasi kadar LDPE yang digunakan yaitu 0;2%;4%;6%,8%,10% dari berat aspal rencana. Setiap variasi kadar Styrofoam dilakukan pembuatan benda uji sebanyak 5 buah. Pada penelitian ini analisa hasil meliputi pengujian density, Void in Mix (VIM), Void in Mineral Aggregat (VMA), Void in Filled With Aspalth (VFA), Stabilitas Marshall, flow, Marshall Quotient (MQ). Berdasar pada spesifikasi binamarga 2018. Target luaran yang diharapkan dari penelitian ini adalah Publikasi makalah/paper pada jurnal internasional terindeks Scopus berkategori minimal Q2. Kata kunci: Styrofoam , Limbah Plastik , AC-Base , Marshall