2018 : EKSPERIMEN DAN SIMULASI METODE ELECTROPHORETIC DEPOSITION (EPD) LAPISAN TIPIS Ag/NPs PADA SS 316 L SEBAGAI ANTIMICROBIAL COATING

Agung Purniawan ST. M.Eng
Amaliya Rasyida ST., M.Sc
Vania Mitha Pratiwi ST, MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Kerusakan pada jaringan tubuh manusia dapat disebabkan oleh banyak hal. Salah satunya adalah kecelakaan Diantara kecelakaan tersebut tidak sedikit tergolong kecelakaan berat atau mengalami patah tulang. Salah satu metode yang digunakan saat ini adalah pemasangan pen (implantasi) pada bagian tulang yang patah untuk mengembalikan posisi patahan tulang ke posisi semula dan mempertahankan posisi itu selama masa penyembuhan patah tulang. Teknik bone plate menggunakan logam sebagai substrat implan terus dikembangkan sesuai dengan meningkatnya kebutuhan tulang buatan pada manusia. Logam yang umum digunakan sebagai bone plat diantaranya adalah stainless steel (SS). Tipe stainless steel (SS) 316 banyak digunakan untuk tujuan implantasi dalam operasi bedah ortopedis karena bersifat non toksik, kuat, impuritas rendah, ketahanan korosi dan propertis mekanik yang baik. Permasalahan yang timbul adalah implan dengan bahan SS 316 tidak dapat digunakan untuk jangka waktu lama karena pada lingkungan cairan tubuh terjadi korosi lokal serta adanya peristiwa pelepasan ion menuju jaringan di sekitar implan. Selain itu produk korosi akan berinteraksi dengan tubuh dan akan menyebabkan kegagalan implan dini. Salah satu usaha untuk meningkatkan biokompatibel, fiksasi dan life time material implan adalah dengan melapisi permukaan logam dengan menggunakan biomaterial tertentu. Pelapisan (coating) organik terdiri dari beberapa metode, salah satunya electrophoretic. Untuk aplikasi dalam tubuh, alat yang dilapisi silver akan lebih aman karena lapisan silver oxide pada permukaan yang akan terbentuk secara natural dan menginisiasi sifat antimikroba dengan cara melepas ion Ag+ sebagai ion aktif yang membunuh bakteri. Selain itu, kitosan yang merupakan polimer organik produk deasetilasi kitin mempunyai aktivitas antibakteri, tidak beracun, biodegradabilitas, dan biokompatibilitas yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh parameter konsentrasi Ag serta proses berupa waktu deposisi dan faktor elektrik pada EPD terhadap morfologi ,sifat mekanik, sifat antimicrobial, dan laju degradasi dari silver/chitosan thin film coating. Selanjutnya dilakukan karakterisasi dengan menggunakan SEM-EDX, XRD, AFM, Tape Adhesion Test, Pengujian Antimikroba, dan Laju degradasi invitro.