2018 : Pengembangan Model Desain Kampung yang Berkelanjutan dengan Mural Grafis Edukasi Tanggung-jawab Lingkungan bagi Penduduk Lokal melalui Metode Participatory Design. Studi Kasus: Kampung Warna-Warni Kenjeran Surabaya

Senja Aprela Agustin ST.
Bambang Tristiyono ST., M.Si.

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Maraknya tren kampung warna-warni di Indonesia beberapa tahun terakhir ini telah memicu penyebaran gaya desain semacam ini, seperti Kampung Kali Code Yogyakarta, Kampung Warna-Warni Jodipan Malang dan Kampung Warna-Warni Kenjeran Surabaya. Kebanyakan model kampung ini dikembangkan oleh baik pemerintah atau stake holder lainnya untuk meningkatkan taraf hidup sosial masyarakat, seperti penataan ulang kampung yang sebelumnya dianggap kumuh untuk dipercantik dengan cat warna-warni. Namun rancangan kampung seperti ini terkadang tidak seiring dengan perbaikan pola gaya hidup masyarakat yang lebih berwawasan lingkungan seperti yang ditemukan pada Perkampungan Warna-Warni Kenjeran yang akan menjadi studi kasus penelitian ini. Sesungguhnya ada peluang untuk mengolah bidang blok warna pada rumah-rumah bercat tersebut menjadi media mural grafis yang edukatif untuk mendidik warga tentang tanggung-jawab lingkungan guna meningkatkan kualitas gaya hidup yang lebih sehat. Model pengembangan kampung berkelanjutan melalui edukasi media mural grafis ini dapat melibatkan bidang keilmuan desain komunikasi visual atau desain grafis untuk merancang ilustrasi dan visualisasi yang mengkomunikasikan pesan tanggung-jawab lingkungan, seperti: memilah dan mengolah sampah; menjaga sumber air bersih; kebersihan tubuh; dan penghijauan kampung. Pekerjaan ini dapat memanfaatkan juga metode participatory design yang melibatkan pengguna desain nantinya, dalam hal ini warga yang akan terlibat langsung saat perencanaan dan produksi mural grafis nantinya.