2018 : Penyempurnaan Prototipe Aplikasi Perolehan Muatan Pelayaran Rakyat

Dr. Ir. Setyo Nugroho
Eka Wahyu Ardhi ST.,MT

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Pemberdayaan Pelra dengan menggunakan pendekatan pembangunan dermaga dan tarif khusus serta penambahan peralatan belum efektif untuk meningkatkan produktivitas dan bisnis Pelra. Sekitar 90% dari total waktu kapal Pelra di pelabuhan merupakan waktu sandar yang tidak digunakan untuk bekerja atau bongkar muat (idle time) karena menunggu muatan datang. Kapal Pelra berangkat jika muatan telah cukup untuk biaya perjalanan. Pada umumnya Pelra memiliki dua tipe pengguna jasa yaitu pengguna tetap (dedicated shipper) dan pengguna tidak tetap (non-dedicated shipper). Sebagian besar muatan Pelra berasal dari pengguna tetap. Namun, jumlah muatan Pelra dari pengguna tetap semakin menurun, dan Pelra mengalami kesulitan dalam akuisisi/mendapatkan muatan dari pengguna tidak tetap. Survey awal yang telah dilakukan oleh tim mengidentifikasikan bahwa permintaan jasa Pelra dari pengguna tidak tetap masih ada, namun ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan oleh Pelra. Salah satu permasalahan dari survey awal yang memerlukan perbaikan adalah informasi yang asimetris antara pengguna dan Pelra, antara lain informasi kepastian jadwal. Untuk itu, Pelra dan pengguna membutuhkan satu aplikasi pipa informasi dan desain arsitektur sistem diperlukan agar aplikasi dapat memberikan manfaat dengan meningkatkan akuisisi muatan Pelra. Pada penelitian sebelumnya, peneliti telah menyusun prototype aplikasi perolehan muatan pelayaran rakyat. Penyempurnaan aplikasi diperlukan agar bisnis proses aktual dapat diadopsi dalam aplikasi sehingga memudahkan pengguna dalam bertransaksi. Oleh karenanya, penelitian ini berfokus pada penyempurnaan prototipe desain arsitektur sistem dan pembuatan purwarupa aplikasi serta ujicoba untuk perusahaan Pelra yang tergabung dalam DPC Pelra Gresik dan DPC Pelra Kalimas serta beberapa pengguna.