2021 : Pemodelan 3d Data Gayaberat Menggunakan Metode Geostatistika Untuk Analisis Bawah Permukaan Lapangan Panas Bumi X

Anik Hilyah S.Si, M.T

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Lapangan panas bumi “X�ditandai oleh adanya manifestasi permukaan berupa air panas sebagai pengontrol struktur di daerah penelitian. Pola struktur yang berkembang di daerah penelitian yaitu berarah NE-SW. Cakupan pengukuran metode gayaberat dengan luas 8 km x 10 km dengan jumlah persebaran titik sebanyak 245 data. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis bawah permukaan berdasarkan pemodelan 3 Dimensi dan 2 Dimensi data anomali residual. Data anomali residual diolah menggunakan gridding Kriging, dengan terlebih dahulu dilakukan analisis geostatistika yaitu pembuatan histogram dan variogram. Didapatkan nilai anomali residual -9,5 mGal - 17,6 mGal, dengan nilai anomali rendah di bagian barat daya yang mengarah ke selatan dan diperkirakan berasosiasi dengan batuan ubahan akibat panas. Anomali tinggi tersebar di barat daya dengan arah timur laut yang didominasi oleh batuan andesit. Berdasarkan hasil pemodelan 3 Dimensi dari anomali residual, hasil gridding Kriging model spherical yang digunakan memiliki nilai error 3% dan nilai standard deviasi yang kecil. Hasil pemodelan 3 Dimensi memperlihatkan adanya batuan densitas rendah dan tinggi, densitas rendah dengan rentang nilai 2,1 – 2,3 gram/cm3 di kedalaman kedalaman 250 - 2000 meter, pada bagian baratdaya dan diinterpretasi batuan beku intrusif dan diduga sebagai sumber panas dari sistem panas bumi. Terdapat batuan dengan nilai densitas rendah di bagian timur laut didekat manifestasi yang diduga sebagai reservoar dengan kedalaman 500 - 1500meter. Berdasarkan hasil sayatan 2 Dimensi nilai densitas, diperkirakan adanya struktur patahan berupa graben yang mengontrol manifestasi air panas, sedangkan nilai densitas tinggi diperkirakan adanya intrusi batuan beku yang diperkirakan sebagai sumber panas manifestasi lapangan panas bumi ini.