2021 : KAJIAN KEMAMPUAN ISOLAT BAKTERI DALAM MENURUNKAN ZAT PENCEMAR PADA AIR TANAH DI SEKITAR LOKASI BEKAS TEMPAT PEMROSESAN AKHIR (TPA) KEPUTIH SURABAYA

Ipung Fitri Purwanti S.T., M.T., PhD.

Year

2021

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Keputih, Surabaya resmi ditutup pada tahun 2001. Penutupan ini dilakukan karena beberapa alasan, yaitu kondisi tanah tidak stabil, sering terjadi kebakaran dan ledakan, hingga terdapat dugaan adanya pencemaran udara dan pencemaran air di sekitar area TPA Keputih. Penutupan ini bukan tanpa masalah. Setelah ditutup, TPA Keputih dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau, fasilitas umum, hingga permukiman penduduk. Berdasarkan penelitian sebelumnya, diketahui terdapat pencemaran air akibat rembesan lindi TPA yang menyebabkan air permukaan di area TPA Keputih mengandung konsentrasi BOD dan COD yang melebihi baku mutu. Tidak menutup kemungkinan, lindi juga merembes ke dalam tanah mengikuti aliran pola air tanah sehingga berpotensi mencemari air tanah di area TPA Keputih. Hal ini cukup mengkhawatirkan, mengingat penduduk yang tinggal di sekitar area TPA Keputih mengambil air tanah dari sumur untuk kebutuhan sehari-hari. Maka dari itu diperlukan adanya upaya untuk mengurangi pencemaran air tanah yang terjadi. Bioremediasi menjadi salah satu alternatif untuk mereduksi konsentrasi pencemar pada air tanah. Bioremediasi dapat dilakukan dengan mengisolasi bakteri indigenous yang diambil dari air tanah tercemar TPA Keputih. Bakteri tersebut lalu diisolasi dan diidentifikasi agar dapat diketahui jenisnya. Selain itu dilakukan pula analisis terhadap laju pertumbuhan bakteri, tingkat resistensi bakteri terhadap zat pencemar, serta kemampuan bakteri dalam mendegradasi zat pencemar. Penelitian ini akan menjadi tahap awal dalam proses bioremediasi air tanah tercemar di TPA Keputih.