2019 : DESAIN MANAJEMEN PERUBAHAN UNTUK MENERAPKAN HASIL KAJIAN EKSPLORASI ELECTRONIC WORDS OF MOUNTH DAN WEB CONTENT ANALYSIS GUIDELINE SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN PERINGKAT WEBOMETRIC ITS

Dr. Apol Pribadi Subriadi ST., MT.
Valeriana Lukitasari S.Si

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Penelitian ini merupakan kelanjutan dari penelitian Kajian Kebijakan tahun 2017 dan tahun 2018. Penelitian tahun 2017 berjudul “Perbaikan Peringkat Webometric ITS Melalui Rekonstruksi Citra Laman ITS dengan Mengeksplorasi Teori dan Fenomena Electronic Words Of Mouth�telah menghasilkan 84 (delapan puluh empat) saran kebijakan yang menekankan kepada kebijakan strategis peningkatan peringkat webometric, berdasarkan ke empat aspek Electronic Words of Mouth (e-WOM), yaitu: a. Indikator Impact: 20 item kebijakan b. Indikator Excellence: 9 item kebijakan c. Indikator Transparency: 8 item kebijakan d. Indikator Presence: 47 item kebijakan Penelitian tahun 2018 berjudul “Upaya Perbaikan Lanjutan Peringkat Webometric ITS melalui Eksplorasi Teori Electronic Words of Mouth dan Web Content Accessibility Guideline�telah melengkapi ke 84 item usulan kebijakan peneltiain tahun 2017 dengan usulan kebijakan teknis berdasarkan Web Content Accessibility Guideline (WCAG) 2.0. Penelitian tahun 2018 menghasilkan 88 (delapan puluh delapan) item saran kebijakan yaitu: a. Indikator Impact: 35 item kebijakan b. Indikator Excellence: 6 item kebijakan c. Indikator Transparency: 5 item kebijakan d. Indikator Presence: 42 item kebijakan Penelitian tahun 2019 ini penting dilakukan karena perbaikan menyeluruh laman www.its.ac.id yang dilakukan pada tahun 2017, ternyata tetap tidak merubah peringkat webometris ITS. Persaingan peringkat webometric menunjukkan bahwa secara nasional ataupun internasional peringkat ITS berkecenderungan terus merosot selama 7 tahun terakhir. Secara nasional peringkat ITS pada bulan Januari (tahun/peringkat), yaitu: 2012/4, 2013/8, 2014/9, 2015/11, 2016/21, 2017/15, 2018/15. Peningkatan terjadi pada tahun 2019, yaitu pada peringkat 7. Demikian juga pada level internasional peringkat ITS terus turun dari peringkat 1890 pada 2015, peringkat 2954 pada 2016, peringkat 2622 pada 2017, dan peringkat 3347 pada 2018, Peningkatan terjadi pada Januari 2019 yaitu menjadi peringkat 1353. Data ini mengungkapkan bahwa kualitas ITS dalam menyebarkan informasi dan menjaga citra didunia internet masih buruk dalam rentang 2012 – 2018. Peningkatan peringkat webometric ITS pada 2019, dimungkinkan tercapai setelah Penelitian Kebijakan tahun 2017 dan 2018 untuk memperbaiki peringkat Webometric selesai dilaksanakan.. Penerapan suatu kebijakan yang baru tidak selalu mudah dilakukan. Hambatan seringkali terjadi karena beragam hal, seperti kerumitan/ kompleksitasnya, rasa apatis, kurangnya knowledge, dan perlunya sebuah pemaksaan / reinforcement. Penelitian tahun 2019 ini bertujuan untuk memberikan panduan manajemen perubahan kepada ITS untuk dapat menerapkan dan memaksimalkan hasil penelitian kebijakan tahun 2017 dan 2018. Objek penelitian sekaligus penerima manfaat dari penelitian ini adalah Bidang 3, utamanya Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI) ITS. Untuk merancang manajemen perubahan ini maka digunakan model Change Management ADKAR, yang diusulkan oleh Hiatt (2006). ADKAR merupakan akronim yang merepresentasikan 5 (lima) milestone atau hasil yang harus dicapai individu atau organisasi agar perubahan berhasil direalisasikan [1]. ADKAR terdiri dari awareness, desire, knowledge, ability and reinforcement. Penelitian secara garis besar direncanakan dalam 2 (dua) tahap utama, yaitu: (i) Mengurai dan memetakan karakter item-item kebijakan yang telah dihasilkan pada penelitian 2017 (Indikator Impact, 20 kebijakan; Indikator Excellence, 9 kebijakan; Transparency, 8 kebijakan; Presence, 47 kebijakan) dan 2018 (Indikator Impact, 35 kebijakan; Indikator Excellence, 6 kebijakan; Transparency, 5 kebijakan; Presence, 42 kebijakan) kedalam model ADKAR yang bersesuaian. (ii) Merancang setiap detil skenario manajemen perubahan yang dibutuhkan berbasis ADKAR secara sequential, sehingga seluruh item kebijakan upaya peningkatan Webometric ITS hasil penelitian 2017 (84 item) dan 2018 (88 item) dapat diterapkan secara optimal. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoritis dan praktis. Secara teoritis, hasil penelitian dapat digunakan untuk (i) memperkaya literatur Change Management ADKAR. Secara praktis, penelitian menghasilkan usulan kebijakan tentang manajemen perubahan yang harus dilakukan ITS agar dapat mempercepat dan memastikan perbaikan peringkat webometric ITS di level nasional atau internasional. Kata Kunci : Change Management, ADKAR, Webometric, ITS