2019 : Penerapan Pendekatan" Human Behavior" pada Gedung Pusat Kerajinan Tangan Anak Jalanan

Ir. Purwanita Setijanti M.Sc., Ph.D.


Abstract

Didalam proses perancangan arsitektur merancang terdapat berbagai macam pendekatan perancangan. Adapun pendekatan yang dipilih adalah menggunakan pendekatan Human Behavior (perilaku manusia), untuk Gedung Pusat Kerajinan Anak Jalanan. Pemilihan tersebut dikhususkan untuk anak jalanan yang memiliki karakter berbeda dengan anak pada umumnya. Gedung Pusat Kerajinan yang dimaksud adalah tempat untuk mewadahi kreatifitas anak jalanan yang berlangsung kegiatan bisnis kerajinan tangan mulai dari produksi sampai ke pemasarannya secara online yang bertujuan untuk mempertahankan pola kehidupan sehari–hari yang melibatkan interaksi dengan anak nonjalanan. Adapun metode perancangan yang digunakan yaitu metode Behavior Mapping dalam menyelaraskan konsep desain yang sesuai dengan karakter anak jalanan. Isu yang dipilih akan diwujudkan melalui bentuk dan penataan ruang dalam. Hasil rancangan berupa bangunan yang mengambil karakter dari anak jalanan aktif dan kreatif, mandiri dan bebas, serta adaptif dengan lingkungan.