2020 : PENGARUH RISK DISRUPTION COVID-19 TERHADAP KEPEDULIAN DAN KEPATUHAN K3

Adithya Sudiarno ST., MT.

Year

2020

Published in

-

External link

Type

RESEARCH

Keywords

-


Abstract

Tahun 2020 menjadi tahun yang akan selalu diingat bagi masyarakat di Dunia, karena pada tahun terebut Dunia di gegerkan dengan sebuah virus pneumonia jenis baru yang berasal dari Wuhan, China, yang dinamakan Covid-19 dan menyebar cepat keseluruh penjuru Dunia. Total sudah terdapat 3.917.366 kasus positif dengan angkat kematian hingga 274.361 kasus di seluruh Dunia per tanggal 10 Mei 2020. Bahkan di Indonesia sendiri sudah terdapat 14.032 kasus positif dengan tingkat mortalitas sebesar 6,9%, bahkan angka tersebut merupakan angka tertinggi di Kawasan Asia Tenggara. Menghadapi kenyataan tersebut Pemerintah Indonesia banyak mengeluarkan kebijakan guna menurunkan angka tersebut, diantaranya work from home, Pembatasan Sosial Berskala Besar, Larangan Mudik hingga penutupan beberapa sektor usaha. Dengan diterapkannya kebijakan ini menimbulkan pro dan kontra tersendiri, karena berdampak langsung terhadap perekonomian dan kehidupan bermasyarakat suatu negara, contohnya terhadap pekerja dan perusahaan. Dampak yang timbulkan dapat digambarkan sebagai sebuah perubahan, pergolakan dan transformasi yang ditandai dengan volatility, uncertainty, complexity dan ambiguity (VUCA) pada semua sektor. Para pengambil keputusan dituntut untuk mampu menciptakan sebuah strategi yang dapat membuat perusahaan bertahan, tetapi dilain sisi mampu menjamin kesehatan terhadap pekerja yang tetap diharuskan untuk bekerja. WHO mengatakan bahwa 20-50% pekerja di negara-negara industri terkena paparan berbahaya di tempat kerja dan angka ini mungkin bahkan lebih tinggi terjadi di negara-negara berkembang. Hal tersebut tentu menjadi pemicu bagi perusahaan agar dapat meningkatkan kesadaran atas implementasi K3 di perusahaan, karena di masa pandemi COVID-19 seperti ini industri-industri di Indonesia sedang tidak hanya menghadapi berbagai operational risk, namun juga disruptive risk coronavirus yang dapat membahayakan seluruh pekerja di perusahaan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui tingkat implementasi K3 di lingkungan kerja perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia sebelum pandemi COVID-19 berlangsung. 2. Mengetahui tingkat implementasi K3 di lingkungan kerja perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia selama pandemi COVID-19 berlangsung. 3. Mengetahui perbedaan tingkat implementasi K3 di lingkungan kerja perusahaan-perusahaan yang ada di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19 berlangsung. 4. Mengetahui elemen-elemen penting dalam rangka penanganan penyebaran COVID-19 di perusahaan-perusahaan di Indonesia. Dalam riset ini penulis melakukan penelitian survei untuk mengetahui perbedaan implementasi K3 di lingkungan kerja perusahaan-perusahaan pada berbagai sektor usaha yang ada di Indonesia sebelum dan selama pandemi COVID-19 berlangsung.